Kualifikasi Piala Dunia 2026
Cara Timnas Indonesia agar Menang Lawan Vietnam, Besok, Perbaiki Kebingungan di Final Third
Pasalnya skuad garuda harus kehilangan enam pemainnya, yang diakibatkan cedera hingga sakit.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Timnas Indonesia dihadapkan pada situasi sulit jelang laga kedua kontra Vietnam dalam ajang putaran kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Nasional My Dinh, besok (26/4).
Pasalnya skuad garuda harus kehilangan enam pemainnya, yang diakibatkan cedera hingga sakit.
Bahkan empat sosok diantara jumlah tersebut, saat ini menjalani perawatan di rumah sakit di Jakarta, karena terjangkit demam, dan diragukan dapat bergabung dengan tim yang sudah berada di Hanoi.
Enam sosok tersebut, yakni Marc Klok yang mengalami cedera tendon achilles, lalu Sandy Walsh yang mendapatkan sanksi akumulasi kartu kuning.
Serta empat pemain yang sakit lainnya, yaitu Ivar Jenner, Nadeo Argawinata, Dimas Drajad, serta pemberi assist kemenangan pada laga perdana lalu, yakni Pratama Arhan.
Sebagai pengganti mereka yang absen, pelatih Shin Tae-yong memanggil kekuatan tambahan, yakni Ernando Ari (Persebaya), M. Ferarri (Persija) dan Rachmat Irianto (Persib)
Sebelumnya, Timnas Indonesia pun sempat dikabarkan kehilangan dua pemainnya akibat sakit, yakni Rafael Struick dan Justin Hubner.
Namun keduanya sudah membaik dan terbang menyusul pasukan pelatih Shin Tae-yong ke Vietnam.
Dengan kondisi di atas maka skuad Garuda hanya berkekuatan 22 pemain dalam hadapi tim tuan rumah di Vietnam.
Mantan punggawa Persib dan Timnas Indonesia, Zaenal Arief menilai, pertandingan kedua kesebelan akan tetap berlangsung sengit.
Pasalnya meski bermain di rumah lawan, dan berhasil memenangkan laga sebelumnya yang berlangsung di Jakarta.
Namun pasukan Shin Tae-yong ingin menuntaskan targetnya, yakni sapu bersih kemenangan dari tim berjuluk The Golden Star tersebut.
"Kalau menurut analisa saya, berkaca dari pertandingan sebelumnya, Timnas Indonesia bermain sangat baik, build up nya juga berjalan dengan mulus, ball posessionnya juga lancar, termasuk transisi perpindahan dari area satu sampai area tiga itu berhasil berjalan dengan baik," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Senin (25/3).
Meski demikian, Timnas Garuda pun masih memiliki celah yang seharusnya menjadi evaluasi dan tidak terulang kembali di laga besok, yaitu pengambilan keputusan di area pertahanan lawan atau final third, baik itu memberikan umpan atau melakukan penyelesaian akhir secara langsung.
"Saya melihat dan menjadi sorotan juga ya, begitu masuk di area tiga, mereka masih sering melakukan final error. Maksudnya pengambilan keputusannya masih bingung dalam memberikan umpan-umpan kareba terbentur tembok kokoh yang dilakukan para center back Vietnam," ucapnya.
| "Perjalanan Belum Selesai" Kata Beckham Putra setelah Gugur dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Gelandang Persib Tak Hilang Harapan setelah Gagal ke Piala Dunia 2026, Thom Haye: Ini Bukan Akhir |
|
|---|
| Gagal ke Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Indonesia, Marc Klok Sebut Kritikan Buatnya Lebih Kuat |
|
|---|
| Gagal Lolos ke Piala Dunia, Eliano Reijnders Tetap Bangga pada Timnas Indonesia: Kembali Lebih kuat |
|
|---|
| Kata Patrick Kluivert setelah Perjuangan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Kandas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Skuad-Timnas-Indonesia-kontra-Vietnam-Kamis-2132024.jpg)