Pemilu 2024

Raihan Suara PKB 'Meroket' di Jabar pada Pemilu 2024, Tambah 1 Juta Suara dan 3 Kursi di DPRD Jabar

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengalami peningkatan raihan suara yang sangat signifikan dalam Pemilu 2024 di Jawa Barat.

Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengalami peningkatan raihan suara yang sangat signifikan dalam Pemilu 2024 di Jawa Barat. Hal ini pun berdampak pada peningkatan raihan jumlah kursi di DPR RI, DPRD Jabar, dan DPRD di tingkat kabupaten dan kota.

Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, mengatakan untuk DPR RI, PKB memperoleh 2.876.973 suara atau 13 kursi dari Jawa Barat. Sedangkan, untuk DPRD Jabar meraih 2.850.801 suara atau menempatkan 15 kursi, sedangkan di 27 kabupaten dan kota PKB meraih 3.187.788 suara atau total 162 kursi di DPRD.

"PKB di Jabar naik sekitar satu juta suara. Kami berkontribusi kenaikan untuk satu juta dari target 2,7 juta suara se-Indonesia. Maka, kami bersyukur dengan raihan suara ini. Tahun ini PKB di Jabar mendapat sekitar 3 juta, dari sebelumnya baru 2 juta suara. Kami haturkan terima kasih tidak terhingga untuk semua warga Jabar. Amanah ini akan kami tunaikan dalam lima tahun ke depan untuk agenda perubahan bagi perbaikan di Jabar," kata Huda di Kantor DPW PKB Jabar, Minggu (17/3/2024).

Huda merinci, untuk DPR RI, PKB di Jabar menaikkan jumlah kursi dari awalnya 8 menjadi 13 kursi. Sejak era reformasi, PKB akhirnya menempatkan kursi dari Dapil Jabar I, Jabar IV, dan Jabar VI. Bahkan menaikkan kursi dari Dapil Jabar II menjadi dua kursi.

Baca juga: Ada Caleg Nol Suara di Pemilu 2024 Ini, Siapa Dia? Ini Kisahnya Kok Bisa Tak Dapat Suara Sama Sekali

Di DPRD Jabar, katanya, PKB pun menambah tiga kursi, dari yang awalnya 12 kursi menjadi 15 kursi. Sedangkan di kota dan kabupaten, PKB menambah 41 kursi di tingkat DPRD.

"Pemilu 2024 ini termasuk pemilu yang cukup brutal, yang tingkat pragmatismenya sangat tinggi. Kami sebagai pelaku, tidak bisa pragmatisme karena tidam punya logistik. Ada suasana pragmatisme sangat tinggi saat ini dan kami tidak menyangka," katanya.

Karenanya, PKB menolak wacana penghapusan sistem ambang batas parlemen sehingga menjadi 0 persen. Sebab, hal ini akan menaikkan pragmatisme di masyarakat.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved