Senin, 13 April 2026

Longsor Susulan Menutup Jalan Nasional Majalengka-Kuningan, Arus Kendaraan Dialihkan Lagi

Longsor susulan terjadi di jalan nasional Majalengka-Kuningan, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (16/3/2024) malam.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Hermawan Aksan
Dok. BPBD Majalengka
Petugas BPBD Majalengka saat memantau longsor susulan di jalan nasional Majalengka-Kuningan, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Sabtu (16/3/2024) malam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Longsor susulan terjadi di jalan nasional Majalengka-Kuningan, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (16/3/2024) malam.

Material longsor berupa lumpur setinggi kira-kira 20-30 cm bahkan memenuhi badan jalan sehingga ruas jalur tersebut ditutup dan dialihkan melalui jalur alternatif.

Jalur alternatif itu melalui Desa Gunungmanik, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, dan Jalan Cidulang-Cipulus menuju Gunung Sirah, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan.

Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Majalengka, Rezza Permana, mengatakan, peristiwa longsor susulan tersebut terjadi pada Sabtu malam kira-kira pukul 19.45 WIB.

"Longsor kali ini terjadi di titik keempat dalam peristiwa sebelumnya pada pekan lalu," ujar Rezza Permana saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Sabtu (16/3/2024) malam.

Ia mengatakan, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan lainnya juga telah berada di lokasi untuk mengasesmen dampak longsor yang menutup jalur itu.

Menurut dia, tim kedua juga telah diberangkatkan ke lokasi longsor untuk menanggulangi dampak bencana di jalur yang menghubungkan Cirebon-Kuningan-Majalengka-Ciamis tersebut.

Pihaknya pun meminta masyarakat yang hendak melintasi ruas jalan nasional Majalengka-Kuningan untuk berhati-hati dan mematuhi arahan petugas gabungan menggunakan jalur alternatif.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pengendara yang perjalanannya terganggu akibat dampak longsor susulan di jalan nasional Majalengka-Kuningan," kata Rezza Permana.

Bencana longsor juga sempat menutup ruas jalan tersebut pada Selasa (5/3/2024) dan baru dibuka kembali pada Senin (11/3/2024) setelah seluruh material longsor dibersihkan.

Saat itu, terdapat empat titik longsor di sepanjang jalur yang berada di areal perbukitan dan konturnya berkelok-kelok tersebut, sedangkan peristiwa kali ini terjadi di titik keempat. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved