Longsor Susulan Menutup Jalan Nasional Majalengka-Kuningan, Arus Kendaraan Dialihkan Lagi
Longsor susulan terjadi di jalan nasional Majalengka-Kuningan, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (16/3/2024) malam.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Longsor susulan terjadi di jalan nasional Majalengka-Kuningan, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (16/3/2024) malam.
Material longsor berupa lumpur setinggi kira-kira 20-30 cm bahkan memenuhi badan jalan sehingga ruas jalur tersebut ditutup dan dialihkan melalui jalur alternatif.
Jalur alternatif itu melalui Desa Gunungmanik, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, dan Jalan Cidulang-Cipulus menuju Gunung Sirah, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan.
Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Majalengka, Rezza Permana, mengatakan, peristiwa longsor susulan tersebut terjadi pada Sabtu malam kira-kira pukul 19.45 WIB.
"Longsor kali ini terjadi di titik keempat dalam peristiwa sebelumnya pada pekan lalu," ujar Rezza Permana saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Sabtu (16/3/2024) malam.
Ia mengatakan, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan lainnya juga telah berada di lokasi untuk mengasesmen dampak longsor yang menutup jalur itu.
Menurut dia, tim kedua juga telah diberangkatkan ke lokasi longsor untuk menanggulangi dampak bencana di jalur yang menghubungkan Cirebon-Kuningan-Majalengka-Ciamis tersebut.
Pihaknya pun meminta masyarakat yang hendak melintasi ruas jalan nasional Majalengka-Kuningan untuk berhati-hati dan mematuhi arahan petugas gabungan menggunakan jalur alternatif.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pengendara yang perjalanannya terganggu akibat dampak longsor susulan di jalan nasional Majalengka-Kuningan," kata Rezza Permana.
Bencana longsor juga sempat menutup ruas jalan tersebut pada Selasa (5/3/2024) dan baru dibuka kembali pada Senin (11/3/2024) setelah seluruh material longsor dibersihkan.
Saat itu, terdapat empat titik longsor di sepanjang jalur yang berada di areal perbukitan dan konturnya berkelok-kelok tersebut, sedangkan peristiwa kali ini terjadi di titik keempat. (*)
| Cadas Pangeran Diterjang Longsor Susulan, Terjadi di Tiga Titik, Jalan Masih Tak Bisa Dilalui |
|
|---|
| 20 Kamera Pengawas Pantau Cirebon Secara 'Real-time' selama Arus Balik Lebaran |
|
|---|
| Sejak Jumat sampai Minggu Tercatat Ada 1,5 Juta Kendaraan yang Masuk ke Kota Bandung |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Tawarkan Solusi 2 Skema Penanganan Jalan Nasional yang Rusak di Jawa Barat |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Minta Tuker Guling Pengelolaan Jalan Nasional Agar Bisa Langsung Perbaiki Jalan Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Petugas-BPBD-Majalengka-saat-memantau-longsor-susulan-di-jalan-nasional-Majalengka-Kuningan.jpg)