Kamis, 9 April 2026

De Braga By Artotel Mendukung Sustainable Living Lewat Persembahan Karya MOHOI

MOHOI menyediakan bentuk desain modern baru yang menghormati tradisi dan keahlian kerajinan lokal, serta untuk keberlanjutan budaya di Indonesia.

Editor: Siti Fatimah
istimewa
de Braga by ARTOTEL mempersembahkan sebuah pameran karya seni yang mengangkat konsep gaya hidup berkelanjutan dengan menggandeng MOHOI. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Melihat meningkatnya kepedulian manusia terhadap gaya hidup berkelanjutan (Sustainable Living) dimana gaya hidup yang dianut ini merupakan gaya hidup yang baik untuk lingkungan dengan cara meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia sekarang dan selanjutnya.

Menangkap trend gaya hidup tersebut de Braga by ARTOTEL mempersembahkan sebuah pameran karya seni yang mengangkat konsep gaya hidup berkelanjutan dengan menggandeng MOHOI.

MOHOI, Morotai Home Indonesia, adalah perusahaan desain Indonesia yang berfokus pada karya seni yang memiliki nilai guna gaya hidup, yang memanfaatkan lingkungan sekitar dimana selain menggunakan bahan baku yang tidak merusak lingkungan juga memiliki antusiasme kuat dalam memberdayakan komunitas lokal di seluruh kepulauan Indonesia.

MOHOI menyediakan bentuk desain modern baru yang menghormati tradisi dan keahlian kerajinan lokal, serta untuk keberlanjutan budaya di Indonesia.

MOHOI bertujuan untuk bertransformasi dari gaya hidup menjadi gaya hidup baru.

de Braga by ARTOTEL mempersembahkan sebuah pameran karya seni yang mengangkat konsep gaya hidup berkelanjutan dengan menggandeng MOHOI.
de Braga by ARTOTEL mempersembahkan sebuah pameran karya seni yang mengangkat konsep gaya hidup berkelanjutan dengan menggandeng MOHOI. (istimewa)

Ide untuk merintis MOHOI pertama kali dicetuskan oleh Rosyid Akhmadi, sang founder dan desainer. 

Dimulai di tahun 2013 Rosyid Akhmadi telah mulai melakukan penelitian intensif tentang material berkelanjutan dan ramah lingkungan bersama beberapa peneliti Indonesia dan Jepang.

Kemudian di tahun 2015, mulai tertarik pada bahan-bahan dari varietas asli Indonesia dan pengolahan yang lebih dalam serta perhitungan struktural dengan desain futuristik yang terperinci.

Ini juga merupakan salah satu solusi yang para desainer pikirkan untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat pemeliharaan yang berkelanjutan dalam pekerjaan dan material, dan disisi lain juga menyentuh dan memobilisasi sisi kemanusiaan.  

Karya seni yang diciptakan MOHOI juga variatif, tidak hanya karya seni 3 dimensi dari rotan namun juga karpet hand-tufted rugs yang telah melakukan banyak kolaborasi seniman lokal Indonesia.

Sebut saja Darbotz, Arkiv Vilmansa, Agugn, Tempa Yogya, Indiguerillas, Mangmoel dan Dwi Antono Roby.

Termasuk kolaborasi terbaru dalam karya pembaruan rotan Mohoi dengan desainer asal Perancis Sarah Chevillard. 

“Kolaborasi jadi hal yang penting supaya kita bisa terus menggali ide-ide kreatif sekaligus mengembangkan fungsi dan desain dari setiap produk Morotai Home Indonesia,” ujar Rosyid.

Di sisi lainnya MOHOI juga kerap membuat workshop dan pernah diundang untuk mengikuti berbagai pameran internasional.

Beberapa di antaranya adalah Chiang Mai Design Week, IFFT Interstyle Tokyo, Messe Ambiente Germany, Salone del Mobile di Milan, dan Georgetown Design Festival.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved