Rabu, 22 April 2026

Masih Rawan Longsor Akibat Curah Hujan Tinggi, Jalan Majalengka - Kuningan Belum Dibuka

Jika curah hujan di kawasan tersebut masih tinggi maka tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat jalan nasional Majalengka-Kuningan tetap ditutup.

ISTIMEWA DOK. SATLANTAS POLRES MAJALENGKA
Sejumlah petugas memantau kondisi terkini jalan nasional Majalengka - Kuningan yang masih tertutup longsor di Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Sabtu (9/3/2024). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Jalan Nasional Majalengka-Kuningan di Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, tampak masih ditutup, Sabtu (9/3/2024) sore.

Sejumlah petugas gabungan juga terlihat masih membersihkan material longsor yang menutup jalur Cirebon - Kuningan - Majalengka - Ciamis sejak Selasa (5/8/2024) malam tersebut.

Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Mochammad Ali, mengakui hingga kini belum dapat memastikan kapan jalur itu bakal dibuka kembali meski pembersihan material longsor hampir rampung.

Sebab, menurut dia, tingginya curah hujan di wilayah Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, mengakibatkan ruas jalan tersebut dinilai rawan longsor susulan.

Baca juga: BPBD Pastikan Pembersihan Material Longsor di Jalan Majalengka - Kuningan Hampir Selesai

"Kontur tanah di jalur ini masih labil, dan ditambah curah hujannya cukup tinggi, sehingga belum dibuka kembali," kata Mochammad Ali saat ditemui di jalur Majalengka-Kuningan, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Sabtu (9/3/2024).

Ia mengatakan, jika curah hujan di kawasan tersebut masih tinggi maka tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat jalan nasional Majalengka-Kuningan tetap ditutup.

Pasalnya, kontur tanah yang labil mengakibatkan jalur tersebut rawan longsor, sehingga membahayakan bagi para pengendara sepeda motor maupun mobil yang melintasinya.

Bahkan, apabila pembersihan material longsor di empat titik di sepanjang jalur itu selesai belum tentu ruas jalan tersebut bakal langsung dibuka kembali untuk para pengendara.

"Kami mempertimbangkan faktor cuaca dalam pembukaan kembali jalur ini, karena apabila curah hujannya cukup tinggi kemungkinan tetap ditutup," ujar Mochammad Ali.

Hujan yang mengguyur kawasan tersebut membuat ruas jalan Majalengka - Kuningan yang masih ditutup itu pun tampak dipenuhi lumpur.

Bahkan, mobil pemadan kebakaran juga turut dikerahkan ke lokasi untuk menyemprot lumpur yang menyebabkan ruas jalan tersebut licin, sehingga dianggap membahayakan pengendara.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved