Dede Bilang Program Makan Siang Gratis Tak Akan Matikan Potensi Ekonomi, Anak Tak Sembarangan Jajan

Menurut Dede Yusuf, adanya program makan siang gratis di sekolah, tak akan mematikan potensi ekonomi yang ada di sekolah.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/LUTFI AHMAD MAULUDIN
Dewan Pertimbangan Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Efendi di Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (1/3/2024). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menurut Dewan Pertimbangan Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Efendi,  adanya program makan siang gratis di sekolah, tak akan mematikan potensi ekonomi yang ada di sekolah.

"Sebetulnya kalau misalnya potensi ekonomi kalau misalnya (makanan dari pedagang yang ada di sekolah) itu aman, malah sekolah bisa membeli bahan-bahannya dari pasar sekitar karena kan yang mengelolanya sekolah," ujar Dede Yusuf, di Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (1/3/2024).

Menurut Dede Yusuf, makan di sekolah ini pernah dilakukan di tahun tujuh puluh ataudelapan puluhan.

"Di berbagai negara juga sekolah memfasilitasi kantinnya gratis, jadi bukan beli. Artinya makanan yang disiapkan di kantin sekolah, tentu harus mencukupi gizi, memiliki kelayakan, keamanan, kesehatan, itu penting sekali," kata Dede Yusuf.

Dede Yusuf mengungkapkan, konteksnya bahwa kalau sekolah mengelola sendiri penganggarannya, hingga bisa bekerjasama.

Baca juga: Ini Menu Makan Siang Gratis Saat Pemerintah Gelar Simulasi di SMPN 2 Curug, Tangerang

"Bekerjasama dengan pedagang-pedagang yang ada di sekitar," katanya.

Selain itu menurut Dede Yusuf, adanya makan siang di sekolah supaya menjaga anak-anak dari jajan sembarangan, bahkan di beberapa daerah ada yang keracunan akibat jajanan tersebut.

"Wacana ke depan bagaimana sekolah menyiapkan makan siang untuk siswa, salah satunya adalah supaya siswa tidak jajan sembarangan," kata dia.

Jadi, kata Dede Yusuf, sekolah yang menyiapkan, wacana ini kini sedang digodog dan dihitung-hitung.

"Menurut saya ya kalau kita mau investasi di bidang sumber daya manusia, jangan sampai anak-anak kita ini yang punya masa depan cerah, maaf sakit, hanya karena jajanan," katanya.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

"Jadi sekolah pun harus tetap memberikan satu kontrol terhadap apa yang ada di sekolah," ucap Dede.(*)

Baca juga: Program Makan Siang Gratis Sudah Diusung Dedi Mulyadi di Purwakarta, Orangtua Siswa Diberi Telur

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved