Senin, 20 April 2026

Persib Bandung

Persib Bandung Harus Kembalikan Ingatan Cara Menangkan Pertandingan, Malam Ini Jamu PSIS

Persib Bandung seakan sudah lupa bagaimana cara memenangkan pertandingan.

Editor: Giri
Tribun Jabar/ Cipta Permana
Pelatih Persib, Bojan Hodak (kanan), ditemani bek Persib, Nick Kuipers jelaskan kondisi timnya jelang hadapi PSIS Semarang, dalam konferensi Pers, di Graha Persib, Senin (26/2) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung seakan sudah lupa bagaimana cara memenangkan pertandingan.

Itu terlihat dalam lima laga beruntun belakangan ini. Persib pernah pernah menang!

Empat laga berujung hasil imbang dan satu lainnya kalah.

Dalam dua laga terakhir, Maung Bandung seakan nge-prank bobotoh. Selalu unggul duluan, tapi akhirnya imbang.

Saat menjamu Persis Solo di kandang, Persib bahkan unggul 2-0. Hasil akhir 2-2.

Sedangkan di pekan ke-25, hasil akhir 1-1 di kandang Barito Putera.

Di pekan ke-26 Liga 1 2023-2024, Persib berhadapan dengan PSIS Semarang.

Pertandingan akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (27/2/2024) malam.

Bertanding di depan publik sendiri, kemenangan atas PSIS Semarang menjadi harga mati. Bukan saja untuk mendongkel Mahesa Jenar dari posisi kedua klasemen, tapi sekaligus mengakhiri tren buruk yang terus menghantui Persib.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengaku bukan hal mudah menghadapi PSIS terutama dengan waktu persiapan yang sangat pendek.

Baca juga: Posisi Baru Persib Bandung di Klasemen Setelah Madura United Kalahkan Persikabo, Mengkhawatirkan

"Kami langsung melakukan persiapan setelah pertandingan melawan Barito. Dengan waktu yang singkat ini, tidak banyak yang bisa kami lakukan untuk melakukan beberapa perubahan," ujar Hodak dalam konferensi pers jelang pertandingan, di Graha Persib, Senin (26/2/2024).

Meski demikian, melihat dua laga sebelumnya, ujar Hodak, ada optimisme karena  permainan timnya terus mengalami perkembangan yang positif. Ia berharap anak-anak asuhnya dapat mempertahankan itu sehingga bisa kembali ke jalur kemenangan.

"Setelah pertandingan terakhir dan dua pertandingan sebelumnya, selama 70 menit kami mampu bermain baik dan kami bisa mengontrol permainan. Selain itu, para pemain yang turun dari bangku cadangan belum bisa memberikan dampak yang positif untuk mengubah jalannya pertandingan. Jadi kemungkinan akan perubahan untuk pertandingan nanti," ujarnya.

Hodak mengatakan, sama seperti laga-laga lainya, ia dan para pemainnya selalu menargetkan kemenangan. Akan tetapi PSIS Semarang adalah tim yang kuat.

"Pemain yang benar-benar cepat saat melakukan serangan, kami harus selalu waspada," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved