Senin, 13 April 2026

Puluhan Murid SD di Sukabumi Keracunan

Murid SD Keracunan Makanan di Sukabumi, Diduga dari Makanan Ringan, Polisi Periksa Pedagang

Kasus keracunan massal di sekolah dasar (SD) berbeda di Sukabumi diduga dari makanan ringan.

Tribun Jabar/ Dian Herdiansyah
Saat penyidik mengambil sampel makakan ringan di duga anak SD keracunan. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kasus keracunan massal di Sekolah Dasar (SD) berbeda di Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi diduga dari makanan ringan.

Kedua makanan ringan tersebut dijual oleh orang berbeda yang biasa berjualan di SDN Nangewer dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cisarua Girang, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi.

Kedua orang penjual makanan ringan tersebut saat ini sedang diperiksa oleh pihak Kepolisian Resort Sukabumi Kota.

Pedagang makanan, Nurahman (33) mengaku sudah biasa berjualan di SDN Nangewer.

Baca juga: BREAKING NEWS Puluhan Murid SD di Sukabumi Mual-mual dan Muntah, Diduga Keracunan Makanan Ringan

Dirinya merasa kaget ketika ada yang keracunan makanan ringan yang diduga dibeli darinya.

"Jujur kami juga terkejut saat mendapatkan kabar ada siswa yang mengalami keracunan usai menyantap jajanan itu," jelasnya.

Nurahman menyebut, anak-anak membeli jajanan sekira pukul 06.30 WIB, sebelum upacara bendera di mulai.

"Saya juga kurang tahu bagaimana kronologinya, soalnya saya udah keluar dari sekolah itu, mau pindah untuk jualan lagi ke sekolah lain. Nah, ada sekira pukul 08.00 WIB, katanya anak-anak keracunan. Katanya, gejalanya mulai dirasakan siswa saat upacara," ucapnya.

Dirinya mengaku, jajanan makanan yang dibeli siswa tersebut ia dapatkan dari salah satu toko yang ada di wilayah Stasiun Kota Sukabumi.

"Pokoknya satu balnya isi 50. Saya ngambil 3 pas malam. Nah, total semuanya yang terjual paling sekitaran 70 bijian lah," timpalnya.

"Jajanan makanan itu memang sekarang lagi viral dan diminiati. Saya jual 1 pcs seharga Rp 2000. Sedangkan, untuk 2 pcs seharga Rp 3000," tutupnya.

Kini kedua pedagang tersebut pun hanya bisa pasrah menghadapi pemeriksaan dari kepolisian.

Sebelumnya, Kapolsek Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, AKP Ujang Taan, menyebut sudah mendapatkan laporan dugaan keracunan yang diduga usai menyantap jajajan makanan ringan, sekira pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan pemeriksaan dilapangan, terdapat 28 siswa yang diduga mengalami keracunan Dari 28. Yakni, 25 siswa SDN Nangewer dan 3 dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cisarua Girang.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved