Anggota KPPS Desa Padasuka Sumedang yang Meninggal Ternyata Punya Riwayat Penyakit Ini

Ogi mengatakan, jenazah anggota KPPS yu telah dimakamkan dan KPU mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya. 

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
kiki andriana/tribun jabar
Ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi saat diwawancara Tribun Jabar.id di Jatinangor, Sumedang, Jumat (1/12/2023) petang. Anggota KPPS di Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang yang meninggal dunia pasca-Pemilu 2024 punya riwayat penyakit gula.  

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Anggota KPPS di Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang yang meninggal dunia pasca-Pemilu 2024 punya riwayat penyakit gula. 

Budi Rahayu, anggota KPPS di Padasuka meninggal dunia pada Minggu (18/2/2025) siang, sekitar pukul 11.30.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi mengatakan bahwa Budi masuk ke RSUD Sumedang dua hari setelah aktivitas kepemiluan selesai. 

"Hari Kamis masih normal. Pada hari Jumat mulai terasa dan sempat jruh juga, kemudian dibawa ke RSUD Sumedang," kata Ogi, Minggu sore. 

Dia menjelaskan, almarhum Budi Rahayu punya riwayat penyakit gula atau diabetes.

Namun, tekah 15 bulan tidak ada gejala yang terasa. 

Penjabat Bupati Sumedang, Herman Suryatman bertakziah ke kediaman seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 di Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang  yang meninggal dunia, Minggu (18/2/2024).
Penjabat Bupati Sumedang, Herman Suryatman bertakziah ke kediaman seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 di Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang yang meninggal dunia, Minggu (18/2/2024). (kiki andriana/tribun jabar)

Meski demikian, Budi tetap harus menyuntikkan cairan insulin 3 suntikan dalam sehari. 

Ogi menduga, karena sibuknya Budi di TPS, membuat suntikan insulin itu tidak dilakukan almarhum. 

"Sehari memang harus 3 kali insulin," kata Ogi. 

Baca juga: BREAKING NEWS Satu Lagi Anggota KPPS Meninggal Dunia, Kali Ini Anggota KPPS Sumedang Utara

Ogi mengatakan, jenazah anggota KPPS yu telah dimakamkan dan KPU mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya. 

"Ya kami mewakili KPU Sumedang dan KPU RI menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga almarhum,"

"Kami terima kasih kepada almarhum karena almarhum semasanhidupmtelah menjalankan tugas sebagai KPPS dengan baik," katanya. 

KPU telah menyiapkan santunan untuk keluarga korban. Ditambah, ada koordinasi dengan pihak Pemkab Sumedang bahwa biaya rumah sakit kemungkinan ditanggung pemerintah. 

Ke rumah duka, dikabarkan tekah bertakziyah pula Penjabat  Bupati Sumedang, Herman Suryatman. 

Ogi mengatakan, meningalnya anggota KPPS di Sumedang hanya kali ini, setelah pelaksanaan Pemilu 2024 usai. 

"Pada hari H tidak ada yang meninggal dunia. Kalau laporan yang sakit, ada, termasuk hari ini, KPPS di Desa Hegarmanah, Jatinangor, dilaporkan masuk RS AMC," kata Ogi.(*)

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved