Selasa, 26 Mei 2026

Objek Wisata Lembang Kurang Diminati saat Libur Panjang Ini, Imbas Cuaca Ekstrem dan Potensi Bencana

Dengan cuaca yang tidak menentu itu berpotensi bisa menyebabkan bencana alam, sehingga wisatawan memilih tidak datang

Tayang:
Tribun jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi arus lalu lintas di objek wisata Lembang terpantau sepi saat long weekend, Kamis (8/2/2024). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Kawasan objek wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tampaknya kurang diminati wisatawan saat momen libur panjang Isra Miraj dan Imlek pada pekan ini, Kamis (8/2/2024).

Kondisi tersebut terlihat dari sepinya arus lalu lintas, bahkan sejak pagi hingga siang hari terpantau sama sekali tidak ada antrean kendaraan baik dari arah Kota Bandung menuju Lembang maupun dari arah sebaliknya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cimahi, Ipda Bayu Subakti mengatakan, pada momen libur panjang Isra Miraj dan Imlek, arus lalu lintas tidak ada penumpukan dan tingkat kunjungan di area objek wisata juga masih normal.

"Penyebabnya (Lembang sepi) karena faktor cuaca yang tidak menentu, jadi masyarakat mengurungkan niatnya untuk berwisata ke Lembang," ujarnya saat ditemui di Lembang, Kamis (8/2/2024).

Baca juga: Inovasi Desa Kelawi Kembangkan Potensi Wisata dengan Manfaatkan BRImo, Agen BRILink, dan QRIS

Dengan cuaca yang tidak menentu itu berpotensi bisa menyebabkan bencana alam, sehingga wisatawan tidak memilih berwisata, terutama ketika turun hujan deras karena mayoritas objek wisata di Lembang ini out door.

"Bencana alam juga berpengaruh, masyarakat enggan berwisata karena curah hujan pun cukup tinggi yang bisa menyebabkan bencana alam berupa longsor," kata Bayu.

Meski kondisi arus lalu lintas di Lembang sepi, pihaknya tetap melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan menurunkan sejumlah personel yang telah disiagakan di sejumlah titik seperti di depan Farmhouse dan Beatrix.

"Kami dari Satlantas Polres Cimahi tetap melakukan pengamanan jalur wisata dalam rangka long weekend Isra Miraj dan Imlek. Dapat kami sampaikan sampai saat ini belum ada penumpukan kendaraan, sifatnya masih normal," ucapnya.

Bayu memprediksi puncak kunjungan wisatawan saat momen libur panjang ini akan terjadi pada Jumat dan Sabtu, sehingga pihaknya akan bersiaga hingga akhir pekan ini untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas.

"Puncak kunjungan wisatawan diprediksi hari Jumat atau Sabtu karena kalau sekarang masih ada masyarakat yang masih bekerja," ujar Bayu.

Baca juga: PPM FTG Unpad Dorong Digitalisasi UMKM dan Geo Wisata Berbasis Kearifan Lokal dan Konservasi

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved