Pilu Dua Warga Cimahi, Kesulitan Jalan dan Terkapar Lemah, Dapat Bantuan dari Polisi
Cucu Jubaedah (57) terlihat meringis menahan sakit saat hendak menggerakkan tubuh di dalam rumahnya.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Cucu Jubaedah (57) terlihat meringis menahan sakit saat hendak menggerakkan tubuh di dalam rumahnya di Kompleks KCVRI, RT 07/06, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.
Selama bertahun-tahun, Cucu harus menahan rasa sakit ketika hendak berjalan.
Dia menderita stroke hingga menyebabkan sulit beraktivitas meskipun sekadar jalan di dalam rumahnya.
Namun, kesulitan berjalan yang dialami oleh Cucu sudah mulai terbantu karena ia sudah memiliki tongkat medis bantuan dari polisi. Alat tersebut bisa sedikit membuatnya leluasa berjalan meski belum sepenuhnya normal.
Baca juga: Peredaran Rokok Ilegal di Cimahi Berpotensi Semakin Marak usai Tarif Cukai Naik 10 Persen
"Selama ini jalan sangat susah setelah terkena stroke, tapi sekarang alhamdulillah sangat terbantu setelah ada tongkat medis dari Kapolres Cimahi," ujar Cucu di rumahnya, Senin (22/1/2024).
Setelah mendapat tongkat medis tersebut, Cucu terlihat sangat semringah. Dia pun langsung mencobanya karena selama ini tidak mampu untuk membeli sendiri akibat keterbatasan ekonomi.
Cucu yang hanya tinggal dengan seorang anaknya itu tak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada aparat kepolisan yang telah membantu dan meringankan kesulitannya.
"Terima kasih kepada Bapak Kapolres Cimahi atas bantuannya, semoga diberikan kesehatan, panjang umur, dan sukses dalam tugasnya. Saya merasa terbantu," kata Cucu.
Warga lainnya, Zainal Abidin (55), hanya terkapar lemah atas kasur lepek
Dia juga mengalami penyakit stroke sejak tiga tahun yang lalu.
Baca juga: WASPADA, DBD Mulai Menyerang Cimahi, Sudah Ada 42 Kasus dalam Tempo 2 Pekan
Ketua RT setempat, Panji, mengatakan, kondisi Zainal sangat memprihatinkan karena sang istri sudah tak bisa bekerja selama suaminya itu terkapar lemah. Mereka sama sekali tidak memiliki pemasukan.
"Bang Zainal sekarang ya seperti bisa dilihat, kondisinya enggak bisa ngapa-ngapain lagi. Memang karena stroke, jadi hanya bisa tidur di kasur," kata Panji.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Zainal dan sang istri hanya mengandalkan bantuan dari tetangga karena keduanya tidak memiliki anak. Beruntung kondisi mereka juga diketahui polisi hingga akhirnya mendapat bantuan.
"Tadi dapat bantuan dari Polres Cimahi (sembako), tapi mudah-mudahan bisa diperhatikan sama pemerintah karena enggak tersentuh bantuan. Kalau KIS mereka punya dan dapat dari Baznas Rp 150 ribu sebulan," ucap Panji.
Kapolres Cimahi, AKBP Aldi Subartono, mengatakan, bantuan yang disalurkan bagi dua warga asal Cipageran, Kota Cimahi, itu sebagai tindak lanjut dari permohonan warga saat kegiatan Jumat Curhat.
"Jadi ini merupakan pelaksanaan kegiatan respons cepat Lapor Kapolres Reborn terhadap masyarakat yang memerlukan bantuan kesehatan dan tongkat medis," ujar Aldi. (*)
| Kemenkum Jabar Dorong Optimalisasi PAD Kota Cimahi Melalui Harmonisasi Target Pajak 2026 |
|
|---|
| Ratusan Warga Cimayasari Purwakarta Antre Sejak Pagi demi Beras dan Minyak Goreng |
|
|---|
| Viral Geng Motor Brutal di Cimahi, Hajar Korban di Tengah Jalan hingga Rampas Barang Berharga |
|
|---|
| Perkuat Akses Keadilan Desa, Kemenkum Jabar Dorong Optimalisasi Posbankum dan Superapps Pasti |
|
|---|
| Posbankum dan SuperApp, Solusi Penyelesaian Masalah Hukum KI Hingga ke Desa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Anggota-Polres-Cimahi-saat-memeriksa-warga-yang-menderita-penyakit-stroke.jpg)