Senin, 4 Mei 2026

Banjir di Kabupaten Bandung

Dramatis, Bocah Selamat dari Arus Banjir di Kabupaten Bandung, Diselamatkan Tatangga, Rela Nyebur

Bocah selamat terbawa arus banjir diselamatkan tetangganya yang menyebur di Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Tayang:
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Bocah selamat terbawa arus banjir diselamatkan tetangganya yang menyebur di Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (11/1/2024) malam. 

TRIBUNJABAR.ID - Bocah selamat terbawa arus banjir diselamatkan tetangganya yang menyebur di Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (11/1/2024) malam.

Hingga dini hari Kampung Lamajang Peuntas tegenang banjir.

Ayah anak yang nyaris hanyut, Tedi Rustandi (47) bersyukur anaknya yang terbawa arus banjir berhasil diselamatkan tetangganya.

Tedi mengatakan, memang di daerah tempat tinggalnya kerap diterjang banjir, tapi tak sebesar banjir yang sekarang terjadi.

Baca juga: Banjir Kepung Bandung Selatan, Arus Lalu Lintas di Jalan Mohammad Toha dan Bojongsaoang Terputus

"Sekarang banjirnya besar banget, arusnya deras, kaya tsunami, " kata Tedi, saat ditemui di tempat pengungsian.

Tedi mengaku, hingga kini dirinya masih kaget trauma dengan apa yang terjadi.

"Saat kejadian itu panik, kaweur, kaget. Dalam hati yang terpenting bisa menyelamatkan anak saya, " kata dia.

Tak terpikirkan untuk menyelamatkan barang-barang kata Tedi saat itu, barang-barangnya semua terendam.

Para pengendara sepeda motor mendorong motornya yang mogok karena menerjang banjir di Jalan Muhammad Toha Dayeuhkolot menuju Kota Bandung, Jumat (12/1/2024) dini hari.
Para pengendara sepeda motor mendorong motornya yang mogok karena menerjang banjir di Jalan Muhammad Toha Dayeuhkolot menuju Kota Bandung, Jumat (12/1/2024) dini hari. (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

Namun, saat mau menyelamatkan anaknya, dia malahah terbawa arus, dan jaraknya masih jauh untuk menggapai anaknya.

"Untung saya tak terbawa arus, saya mengang pagar dan paku. Dan untungnya tetangga nyebur menyelamatkan anak saya, " kata dia, yang masih terlihat syok.

Anaknya, kata Tedi, dibawa tetangganya yang memiliki rumah dua lantai.

"Setelah diselamatkan ke rumah tetangga, sekitar jam sepuluh (malam) dievakuasi tim SAR, " katanya.

Tedi mengatakan, kini dirinya bersama korban berada di pengungsian di SMPN 1 Dayeuhkolot.

"Ya sekarang di sini aja, soalnya kondisinya seperti ini, barang-barang juga tak ada yang bisa dibawa terendam, " tuturnya.

Suasana malam permukiman Kampumg Lamajamg, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (11/1/2024) yang masih terendam banjir.
Suasana malam permukiman Kampumg Lamajamg, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (11/1/2024) yang masih terendam banjir. (Tribun Jabar/ Lutfi Ahmad Mauludin)

Tedi mengaku, di pengungsian ia dan warga lainnya membutuhkan pakaian karena yang dipakainya basah dan tak sempat membawa barang-barang.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved