Tokoh Berpengaruh Jadi Salah Satu Kunci Kemenangan Prabowo di Jabar
TRIBUNJABAR.ID - Kejayaan Calon Presiden (Capres) omor urut 2 Prabowo Subianto dinilai akan kembali terulang di Jawa Barat (Jabar) pada gelaran Pemili
TRIBUNJABAR.ID - Kejayaan Calon Presiden (Capres) omor urut 2 Prabowo Subianto dinilai akan kembali terulang di Jawa Barat (Jabar) pada gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres). Sebab, Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut memiliki tokoh berpengaruh yang mampu menjadi magnet suara di Pilpres 2024.
“Kubu Prabowo, punya tokoh yang punya magnet politik yang kuat,” ujar Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Zaki Mubarak dalam keterangannya, Senin (25/12).
Para tokoh tersebut diantaranya mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau kerap disapa Kang Emil, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Dedi Mulyadi, Mantan Ketua Umum PSSI yang juga Caleg DPR RI dari Partai Gerindra Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, hingga politikus Partai Gelora Deddy Mizwar. Kekuatan para votegetter ini sangat berpengaruh pada tingginya elektabilitas Prabowo dan Cawapresnya Gibran Rakabuming Raka di Jabar.
Menurut Ade, kehadiran para votegetter ini semakin memperkecil potensi berbagi suara dengan para pesaingnya di Jabar. Bahkan Zaki mengatakan, kekuatan para tokoh-tokoh ini menjadi salah satu kunci kemenangan Prabowo di Jabar.
Sebab, para tokoh yang ada di kubu Prabowo dinilai mampu menggaet pemilih secara efektif dalam upaya pemenangan Pilpres 2024.
“Iya, Itu menjadi kunci untuk mendulang suara di Jawa Barat,” ujar Zaki.
Efektifnya para tokoh ini lantas dibuktikan dengan torehan elektabilitas yang dimiliki oleh Prabowo-Gibran. Berdasarkan hasil berbagai survei, Menhan dan Walikota Solo tersebut selalu unggul dalam perolehan elektabilitas di Jabar.
Poltracking Indonesia dalam hasil survei periode 29 November-5 Desember 2023, berhasil merekam tingginya perolehan Prabowo-Gibran di Jabar. Berdasarkan hasil survei duet Koalisi Indonesia Maju (KIM) ini selalu menempati posisi puncak.
Capres nomor 2 ini unggul sebesar 57,6 persen. Raihan itu mengalahkan pasangan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 22,9 persen dan duet koalisi PDI Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan 18,1 persen.
Hasil serupa juga ditunjukkan survei Indikator Politik Indonesia (IPI) periode 23 November-1 Desember yang memperlihatkan keunggulan Prabowo-Gibran di Jabar sebesar 49,9 persen. Raihan itu jauh meninggalkan Anies-Muhaimin dengan 31,4 persen dan Ganjar-Mahfud dengan 14,9 persen.
Melihat tingginya elektabilitas Prabowo, Zaki menegaskan kandidat lain tidak memiliki mesin politik yang kuat. Terutama kekuatan partai yang bisa diandalkan untuk mengggaet pemilih di lapangan.
“Isinya partai-partai yang tidak bisa diandalkan untuk menggait pemilih di lapangan,” pungkasnya. (**Deni Julkarnaen**)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Tokoh-Berpengaruh-Jadi-Salah-Satu-Kunci-Kemenangan-Prabowo-di-Jabar.jpg)