Jumat, 15 Mei 2026

Superball

Ini Penyesalan Terbesar Massimo Morati saat Jadi Presiden Inter Milan yang Capai Masa Kejayaan

Massimo Morati mengaku menyesali keputusannya pada masa lalu saat menjual dua bintangnya, Roberto Carlos dan Andrea Pirlo, ke klub lain.

Tayang:
Editor: Hermawan Aksan
Kompas.com
Andrea Pirlo saat menjadi pelatih. Mantan presiden Inter Milan, Massimo Morati, mengaku menyesali keputusannya pada masa lalu saat menjual dua bintangnya, Roberto Carlos dan Andrea Pirlo, ke klub lain. 

TRIBUNJABAR.ID - Sebuah pengakuan diungkapkan mantan presiden Inter Milan, Massimo Moratti.

Ia mengaku menyesali keputusannya pada masa lalu saat menjual dua bintangnya, Roberto Carlos dan Andrea Pirlo, ke klub lain.

Massimo Moratti berkuasa di Inter Milan selama 18 tahun.

Pebisinis Italia itu menguasai I Nerazzurri dari 1995 sampai 2013.

Baca juga: Zlatan Ibrahimovic akan Nonton Laga Salernitana vs AC Milan Nanti Malam, Pioli: Dia adalah Simbol

Pada era Massimo Moratti, Inter Milan meraih berbagai kesuksesan, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.

Saat Moratti berkuasa, bintang-bintang kelas dunia pun pernah datang ke Giuseppe Meazza.

Namun, selama menjadi orang nomor satu di Inter Milan, Massimo Moratti juga pernah merasakan penyesalan.

Pada wawancara dengan Radio Serie A baru-baru ini, Moratti mengaku menyesal telah menjual Roberto Carlos dan Andrea Pirlo.

Roberto Carlos datang di Inter Milan pada 1995.

Baca juga: Dramatis, Diperkuat Kiper Berdarah Indonesia, Inter Milan Tersingkir di Babak 16 Besar Coppa Italia

Namun, pemain asal Brasil itu hanya bertahan satu musim di Giuseppe Meazza.

Inter Milan menjual Roberto Carlos ke Real Madrid pada 1996.

Di Madrid, sang pemain menjelma menjadi salah satu bek kiri terbaik dunia.

Kemudian, Andrea Pirlo diboyong Inter Milan dari Brescia pada 1998.

Sayang, potensi besar Andrea Pirlo tak berkembang selama berseragam I Nerazzurri.

Setelah menjalani periode pinjaman di Reggina pada musim 1999-2000, Pirlo dijual Inter Milan ke tim tetangga, AC Milan, pada musim panas 2001.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved