Liga Inggris
Arsenal Kalah, Keputusan Wasit Kontroversial, Arteta Minim Komentar tapi yang Marah Eks Liverpool
Arsenal harus mengakui kemenangan lawannya, Aston Villa, pada laga yang berlangsung di Villa Park, Minggu (10/12/2023) dini hari WIB.
TRIBUNJABAR.ID - Arsenal harus mengakui kemenangan lawannya, Aston Villa, pada laga yang berlangsung di Villa Park, Minggu (10/12/2023) dini hari WIB.
Kekalahan 0-1 itu membuat Arsenal tergeser dari puncak klasemen dan diganti Liverpool yang berhasil meraih kemenangan dengan dramatis di kandang Crystal Palace.
Gol John McGinn pada awal babak pertama sukses mengunci tiga poin bagi Aston Villa.
Akan tetapi, cukup banyak keputusan wasit yang menjadi pertanyaan pada laga ini.
Baca juga: Dipermalukan Tim Papan Bawah di Kandang Sendiri, Man United Catat Tiga Rekor Memalukan
Ada dua kejadian yang sebenarnya merugikan Arsenal.
Pertama, ketika Douglas Luiz tertangkap menendang kaki bagian belakang Gabriel Jesus.
Arsenal merasa itu adalah sebuah pelanggaran dan sudah sepantasnya mereka diberi penalti, tetapi entah bagaimana, wasit tidak melihat hal yang sama.
Kedua, dan mungkin yang paling menyulut emosi, adalah dianulirnya gol Eddie Nketiah pada menit akhir.
Baca juga: Dramatis! Liverpool Menang Comeback atas Crystal Palace, Cicipi Puncak Klasemen Geser Arsenal
Sesaat sebelum Nketiah mencetak gol, terjadi sedikit perebutan bola di dalam kotak penalti yang melibatkan Kai Havertz dan Matty Cash.
Gol itu dianulir karena wasit menilai bola sudah mengenai tangan Kai Havertz.
Namun, banyak pihak yang meyakini bahwa itu bukanlah situasi yang terhindar dan peraturan terlalu abu-abu sehingga keputusan kerap berubah.
Ketika melakukan wawancara dengan BBC Sport, pelatih Arsenal, Mikel Arteta, sempat menyinggung kejadian tersebut, tetapi dia tidak ingin terlalu banyak berkomentar.
"Itu sangat jelas bagi saya, saya jelas memiliki opini terkait keputusan wasit itu," ungkap Arteta ketika ditanya mengenai keputusan kontroversial wasit.
Namun, Arteta tidak ingin banyak berkomentar mengenai kejadian tersebut, mengingat dia sudah pernah memberikan kritik pedas pada bulan November lalu.
Tidak hanya Arteta, mantan pemain Liverpool, Jamie Redknapp, ikut angkat suara mengenai kejadian ini.
