Harga Beras Masih Mahal, Ribuan Warga Kota Cimahi Dapat Bantuan Beras Premium
Kadinsos Cimahi, Ahmad Saefulloh mengatakan bahwa proses distribusi bantuan Rastrada akan dilaksanakan secara bersamaan di 15 kelurahan.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Ribuan Kepala Keluarga (KK) di Kota Cimahi mendapat bantuan beras disaat harga beras di pasar tradisonal masih mahal dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda ada penurunan.
Seperti diketahui, harga beras di pasar tradisional Kota Cimahi masih mahal hingga menyentuh Rp 14 ribu sampai Rp 15 per kilogram, sehingga kondisi itu memberatkan warga hingga mereka harus mengurangi pembelian.
Kepala Dinas Sosial Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh mengatakan, pihaknya telah menyalurkan bantuan Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) sebanyak 45 ton dengan kualitas premium kepada 1.500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 15 kelurahan pada 1 Desember 2023.
"Setiap KPM menerima alokasi sebesar 30 kilogram beras untuk alokasi bulan Oktober, November, dan Desember," kata Ahmad Saefulloh saat dihubungi, Minggu (3/12/2023).
Ia mengatakan, sebelumnya Pemkot Cimahi sendiri telah menyalurkan beras itu bagi 1.414 KPM pada tahap 1, 1.401 KPM tahap 2, dan 1.388 KPM tahap 3, sehingga bantuan beras tersebut telah disalurkan bagi 5.703 KPM di Kota Cimahi.
Bantuan beras ini, kata dia, ditujukan khusus untuk masyarakat yang belum menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan program bantuan sosial lainnya.
"Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan tersebut dapat diterima oleh kelompok masyarakat yang belum terakomodasi oleh program bantuan sosial sebelumnya," kata Ahmad.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Kota Cimahi, Agustus Fajar menambahkan, data KPM penerima bantuan beras itu telah dilakukan verifikasi dan validasi oleh Pekerja Sosial dan Puskesos di masing-masing kelurahan.
"Sehingga penyalurannya tepat guna pada masyarakat yang membutuhkan karena setelah diverifikasi juga divalidasi dalam menentukan KPM, kemudian ditetapkan dalam SK Wali Kota," ucap Agustus.
Ia mengatakan, proses distribusi bantuan Rastrada akan dilaksanakan secara bersamaan di 15 kelurahan, namun bagi KPM yang tidak bisa hadir seperti lansia dan sakit akan akan diantarkan langsung oleh Pekerja Sosial dan petugas Puskesos ke rumah masing-masing KPM.
"Selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan penyaluran Rastrada ini diharapkan dapat mengurangi efek inflasi di Kota Cimahi, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Warga-Kota-Cimahi-menerima-bantuan-beras-premium-dari-pemerintah-kota.jpg)