Selasa, 14 April 2026

Gaya Komunikasi Santai Prabowo Mampu Menarik Dukungan Anak Muda

“Adanya perubahan gaya komunikasi politik Prabowo Subianto yang lebih luwes dan kompatibel dengan tren pemilih, terutama generasi muda,”

Istimewa
Gaya Komunikasi Santai Prabowo Mampu Menarik Dukungan Anak Muda 

Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dinilai mampu menarik dukungan dari kalangan anak muda. Hal itu tidak terlepas dari perubahan gaya komunikasi Menteri Pertahanan (Menhan) ini yang semakin santai kepada publik.

Pengamat politik Universitas Indonesia Ade Reza Hariyadi mengatakan gaya komunikasi Prabowo yang sangat santai tersebut sangat cocok bagi anak muda. Sebab, anak muda sangat menyukai gaya komunikasi yang ringan namun tetap berisi.

“Adanya perubahan gaya komunikasi politik Prabowo Subianto yang lebih luwes dan kompatibel dengan tren pemilih, terutama generasi muda,” kata Ade dalam keterangannya, Kamis (30/11).

Berdasarkan survei Polling Institute periode 15-17 November menunjukkan Prabowo bersama pasangannya Cawapres Gibran Rakabuming Raka adalah pasangan yang paling dipilih anak muda. Sebanyak 66 persen anak muda berusia 21 tahun ke bawah memilih Prabowo-Gibran.

Dukungan tersebut mengalahkan pasangan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan duet PDI-Perjuangan yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang hanya mendapat 10,3 persen. Temuan serupa juga didapat dari kelompok dalam rentan 22-25 mayoritas mendukung Prabowo-Gibran dengan perilehan 59,6 persen.

Raihan itu mengalahkan Ganjar-Mahfud sebesar 19,4 persen dan Anies-Muhaimin dengan 18,6 persen. Hal itu pun berdampak pada tingginya elektabilitas Prabowo secara keseluruhan.

Masih dalam temuan Polling Institute memperlihatkan Prabowo-Gibran unggul sebesar 43,2 persen, disusul Anies-Muhaimin dengan 24,3 persen dan Ganjar-Mahfud sebesar 24,1 persen. Dia juga menyebut terdapat faktor lain dalam peningkatan elektabilitas Prabowo yakni adanya mesin partai politik yang kuat.

Hal tersebut membuat Prabowo mampu menggarap banyak segmentasi kelompok masyarakat.

“Prabowo punya mesin politik parpol yang lebih besar untuk menggarap berbagai segmentasi pemilih,” ungkap Ade.  (**Didin Wahyudin**)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved