Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Sumedang Terjun Bebas, Lebih Rendah dari Penurunan Provinsi
Angka pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Sumedang pada 2023 turun ke angka 6,94 persen dari tahun sebelumnya berada di angka 7,72 persen.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Sedangkan untuk mengatasi gap kesempatan kerja dan potensi tenaga kerja, akan dilaksanakan job fair keliling ke tiap-tiap kecamatan dan desa se-Kabupaten Sumedang.
Untuk akselerasi penanganan kemiskinan, Pemda Kabupaten Sumedang kini menggulirkan program KKN Tematik Gotong Royong Membangun Desa (GRMD), kolaborasi dengan 48 perguruan tinggi di bawah LLDIKTI Wilayah IV.
"Yang unik dari KKN Tematik GRMD yakni indikator kinerja utamanya adalah penurunan angka kemiskinan, pencegahan stunting, dan peningkatan daya saing desa. Ini terobosan konkret karena mahasiswa, Pemda dan warga bahu-membahu menurunkan angka kemiskinan melalui peningkatan literasi sosial warga, serta meningkatkan daya saing desa melalui kegiatan one village one product. Tahun ini fokusnya 26 desa (piloting), sedangkan sisanya 251 desa/kelurahan akan dituntaskan tahun depan," kata Herman.
Dielaborasi lebih lanjut, aktualisasi peningkatan literasi sosial warga miskin dimaksud dilakukan dengan cara memastikan beban pengeluaran keluarga miskin minimal melalui backup perlindungan sosial, serta pendapatan keluarganya maksimal melalui pemberdayaan ekonomi keluarga.
"Untuk melompatkan skema di atas,kKami manfaatkan teknologi informasi (digital). Intinya, bagaimana data tentang pengangguran dan kemiskinan dikumpulkan, diolah dan dianalisis hingga didapatkan rekomendasi. Agar cepat dan bagus prosesnya, ya dibantu tools digital. Jadi good data, good dicission, and good result," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Penjabat-Bupati-Sumedang-Herman-Suryatman-2711.jpg)