Sabtu, 11 April 2026

Minim Friksi Internal Partai, Kekuatan Prabowo Solid untuk Menang Pilpres 2024

Friksi internalnya relatif tidak tampak, soliditasnya terjaga, ini yang membuat pemilihnya Pak Prabowo relatif bertahan,

Istimewa
Minim Friksi Internal Partai, Kekuatan Prabowo Solid untuk Menang Pilpres 2024 

Kekuatan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto kian solid untuk memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Sebab, Gerindra sebagai partai yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut minim dari friksi internal.

Pengamat Politik Citra Institute, Yusak Farhan mengatakan hal tersebut mampu menyolidkan dukungan mesin politik untuk Prabowo. Hal itu juga yang membuat pemilih Prabowo masih sangat loyal.

“Kita lihat Gerindra adalah partai politik yang satu komando. Friksi internalnya relatif tidak tampak, soliditasnya terjaga, ini yang membuat pemilihnya Pak Prabowo relatif bertahan,” kata Yusak dalam keterangannya, Jum’at (24/11).

Keberhasilan Prabowo mempertahankan basis pemilihnya terlihat dari survei Poltracking Indonesia periode 28 Oktober-3 November. Dalam survei tersebut memperlihatkan 56,2 persen dukungan kepada Prabowo berasal dari pemilih loyal yang telah menyalurkan suaranya pada pilpres sebelumnya.

Hal itu pun berdampak pada tingginya elektabilitas Prabowo yang terekam dalam survei. Tercatat, elektabilitas Prabowo bersama pasangannya Cawapres Gibran Rakabuming Raka dalam survei Poltracking terekam berada di posisi pertama dengan raihan 40,2 persen.

Prabowo-Gibran unggul 10,1 persen atas duet koalisi PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang hanya memperoleh 30,1 persen. Sementara itu, elektabilitas Prabowo-Gibran juga lebih tinggi 15,8 atas duet Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang hanya memperoleh 24,4 persen.

Selain solidnya dukungan, sikap Prabowo yang santai dan tidak menanggapi serangan juga dinilai faktor yang memperkuat elektabilitasnya. Dia menyebut, karakter capres nomor urut 2 tersebut terus memantik dukungan dari publik.

“Mereka tidak overreactive, mereka lebih defensif, tidak melakukan serangan balik. Dengan bahasa Pak Prabowo yang lebih sederhana, pokoknya kalau ada yang memfitnah, mengejek, mengkritik senyumin aja lah,” pungkas Yusak. (**Didin Wahyudin**)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved