Jumat, 29 Mei 2026

Ulama Jabar Berpartisipasi dalam Dialog Bersama Para Tokoh Lintas Agama di Inggris

Mereka mengikuti dialog dan berpidato di hadapan perwakilan pemuka berbagai agama di salah satu ruangan di gedung paling bersejarah di Inggris

Tayang:
Istimewa
Ulama asal Jabar, Neneng Yanti Khozanatu Lahpan, berpidato dalam kegiatan dialog lintas agama di Gedung Parlemen Inggris, London, (16/11/2023). 

"Kami mengambil beberapa pendekatan untuk menciptakan dan menjaga dialog lintas agama bagi para penceramah perempuan. Pertama, untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman mereka tentang kebebasan beragama dan berkeyakinan serta dialog lintas agama," tuturnya.

Tantangan bagi pemuda dan penceramah perempuan dalam mengambil isu dialog lintas agama tidaklah mudah. Beberapa tantangan, katanya, muncul dari dalam dan luar komunitas keagamaan. Beberapa orang berpikir bahwa perempuan hanya berbicara tentang isu perempuan dan masalah rumah tangga.

"Tantangan lainnya adalah kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat umum tentang dialog lintas agama. Banyak orang masih melihat dialog lintas agama sebagai cara untuk mengubah orang ke agama mereka. Padahal tidak. Dialog lintas agama tentang belajar dari satu sama lain dan menemukan titik temu," katanya.

Baca juga: Empat Ulama Asal Jawa Barat Berdakwah dan Berdialog Lintas Agama di Sejumlah Kota di Inggris

Selain itu, ada tantangan peningkatan ekstremisme agama yang menentang dialog lintas agama. Pihaknya bekerja pada dialog lintas agama, namun kelompok lain berusaha menghentikannya. Namun, tantangan ini terus dihadapi melalui kegiatan yang diinisiasi oleh seluruh elemen masyarakat.

"Singkatnya, dialog lintas agama sangat penting untuk membangun masyarakat yang lebih damai dan harmonis. Di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, kami mengambil beberapa inisiatif dengan melibatkan pemuda dan perempuan dalam dialog lintas agama untuk menunjukkan bahwa mengatasi tantangan dan membangun jembatan antara kelompok agama yang berbeda adalah mungkin," katanya.

Sebelumnya, para ulama Jabar dan delegasi Pemprov Jabar ini pun menjumpai Anggota Parlemen Britania Raya, Fiona Bruce. Mereka berdiskusi mengenai keberagaman dan kerukunan hidup beragama di Inggris dan Indonesia.

Setelah pertemuan di Gedung Parlemen, para ulama dan delegasi mengunjungi kantor pusat Minhaj Welfare Foundation. Berdialog santai dengan komunitas setempat, mengunjungi berbagai fasilitas di kantor tersebut seperti masjid, pemandian jenazah, rumah duka, dapur umum, toko buku islami, sampai ruang siaran dan podcast.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved