Rabu, 15 April 2026

Pemilih Islam Prabowo di 2019 Tetap Setia Mendukung di Pilpres 2024

TRIBUNJABAR.ID - Peneliti Senior Populi Center, Usep Saepul Ahyar menyatakan pemilih Islam Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto tetap setia member

Istimewa
Pemilih Islam Prabowo di 2019 Tetap Setia Mendukung di Pilpres 2024 

TRIBUNJABAR.ID - Peneliti Senior Populi Center, Usep Saepul Ahyar menyatakan pemilih Islam Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto tetap setia memberikan dukungan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Usep menjelaskan Menteri Pertahanan tersebut sejak Pilpres 2019 lalu banyak mendapatkan dukungan dari para pemilih yang beragama Islam.

Dukungan ini hingga saat ini masih terjaga dan terus menguatkan elektabilitas yang dimiliki Prabowo dalam menghadapi pesta demokrasi mendatang.

“Sebenarnya di 2019 pendukung Pak Prabowo dari kelompok Islam konservatif atau orang yang memutuskan pilihan berbasis agama itu, banyak sebenarnya,” ujar Usep dalam keterangannya, Minggu (12/11).

Usep menjelaskan, basis pemilih muslim terhadap Prabowo terbilang sangat setia. Capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) tersebut juga hingga saat ini berhasil menjaga basis massa kelompok Islam dengan berbagai sikap politik dan kerja nyata.

Terbukti, Prabowo berhasil mendapatkan dukungan dari Habib Lutfi bin Yahya yang merupakan Ketua Forum Ulama Sufi Dunia. Habib Lutfi kini telah menjadi bagian dari Dewan Pembinan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Usep mengatakan kehadiran Habib Lutfi dalam jajaran pendukung Prabowo tentu membawa dampak elektoral yang sangat besar di kelompok pemilih Islam. Mengingat pengaruh yang dimiliki oleh ulama karismatik tersebut dalam kancah nasional maupun internasional.

“Habib Lutfi juga dia ketua torikoh mutabaroh di NU dan di dunia bahkan. Pengikutnya tidak sedikit juga. Jadi tokoh-tokoh seperti ini pengaruh di survei juga kan,” ungkap Usep.

Usep lantas mengambil contoh bagaimana peran penting Habib Lutfi pada saat menghadiri acara sebelum pasangan Prabowo-Gibran melakukan pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia menilai, sudah pasti banyak pengikut Habib Lutfi yang menyatakan dukungannya terhadap Prabowo-Gibran.

Berdasarkan pengalamannya sebagai seorang peneliti, kedekatan seorang capres yang dekat dengan tokoh agama khususnya Islam, mampu mempengaruhi minat masyarakat untuk memilih. Sebab, masih banyak kelompok-kelompok yang memilih berdasarkan pada endorsment dari tokoh-tokoh agama.

Keberpihakan masyarakat muslim terhadap Prabowo lantas dibuktikan dengan elektabilitas yang diperoleh dari hasil survei. Misalnya survei terbaru Poltracking Indonesia periode 28 Oktober – 5 November.

Pada temuan tersebut, Prabowo bersama pasangannya Cawapres Gibran Rakabuming Raka mendapatkan dukungan mayoritas masyarakat Indonesia yang beragama Islam. Prabowo-Gibran terekam mendapatkan dukungan sebesar 40,2 persen dari umat muslim.

Dukungan tersebut mengalahkan perolehan pasangan dari koalisi PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo–Mahfud MD yang mendapat hanya 29 persen dan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar 25,5 persen.

Keunggulan Prabowo–Gibran di pemilih muslim juga selaras dengan tingginya dukungan dari warga Nahdlatul Ulama (NU). Temuan Poltracking menunjukkan warga NU mayoritas ke Prabowo–Gibran dengan dukungan sebesar 42,4 persen. Raihan itu menungguli Ganjar–Mahfud sebesar 30,4 persen dan Anies–Muhaimin 23,7 persen. (**Deni Julkarnaen**)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved