Senin, 13 April 2026

Pengakuan Faruk, Pemilik Ruko di Kempek Cirebon yang Dibobol Maling Tapi Tersangkut di Plafon

Faruk Majidi (37) adalah pemilik ruko yang dibobol oleh seorang maling di Desa Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Faruk Majidi (37), pemilik ruko percetakan yang dibobol maling pada Rabu (8/11/2023) dini hari lalu. Beruntung aksi percobaan pencurian itu gagal setelah maling terjepit plafon hingga tidak bisa berkutik. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Faruk Majidi (37) adalah pemilik ruko yang dibobol oleh seorang maling di Desa Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.

Beruntung, peristiwa ketiga kali yang dialaminya ini tidak sampai melenyapkan barang-barang dagangannya.

Pasalnya, maling tersebut terjepit di atas plafon rukonya sebelum beraksi.

Sang maling akhirnya dibekuk warga setelah yang bersangkutan justru meminta pertolongan hingga warga sekitar dan pemilik ruko datang menolongnya.

Ditemui di rukonya yang berada di Jalan Desa Kempek, Faruk mengaku peristiwa itu sudah ketiga kali dialaminya.

Bahkan, tidak seberuntung peristiwa terakhir, sudah ada barang-barang dagangannya yang lenyap dicuri maling di insiden pertama dan kedua.

"Yang kemarin Rabu dini hari itu kayaknya sudah ketiga kalinya (mencuri), soalnya kemarin-kemarin sudah sempat kebobolan juga, bekasnya ada yang di pojok dan di tengah juga (tapi sudah diperbaiki)," ujar Faruk, Sabtu (11/11/2023).

Menurut Faruk, barang-barang dagangan yang telah dicuri antara lain memori, flashdisk, dan ponsel.

Rentetan peristiwa yang dialaminya itu tidak berlangsung lama, hanya berjarak satu mingguan.

"Kalau ditotalin rugi Rp 4 juta lah, soalnya barang yang telah hilang kaya memori 10, flashdisk sebagian hilang sama HP, belum kerugian memperbaiki plafon," ucapnya.

Ia berharap, peristiwa yang telah dialaminya tak kembali terjadi.

Faruk pun mencoba ikhlas, dengan menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

"Dengan kejadian ini, tidak terulang lagi karena posisinya, kan, kasihan orang tuanya pasti malu."

"Terus, nama Desa Kempek juga jelek jadinya."

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved