Dukungan Partai Koalisi Solid, Elektabilitas Prabowo–Gibran Semakin Menguat

Dukungan kepada pasangan Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Gibran Rakabuming kian solid dari pendukung partai Koalisi Indonesia Maju (KIM)

Istimewa
Dukungan Partai Koalisi Solid, Elektabilitas Prabowo–Gibran Semakin Menguat 

TRIBUNJABAR.ID,- Dukungan kepada pasangan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming kian solid dari pendukung partai Koalisi Indonesia Maju (KIM). Itu terlihat dari survei terbaru Poltracking Indonesia periode 28 Oktober – 5 November yang menunjukkan pendukung partai dalam KIM solid mendukung Prabowo–Gibran yang diusung.

“Koalisi Prabowo, Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan PAN itu sudah relatif terkumpul lebih banyak mendukung Prabowo–Gibran,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR saat memaparkan hasil survei yang bertajuk ‘Peta Politik Elektoral Pilpres 2024 Pasca Pendafataran Resmi Pasangan Capres – Cawapres’, Jum'at (10/11).

Dalam survei Poltracking ditemukan sebanyak 75,1 persen basis pemilih Gerindra mendukung Prabowo–Gibran. Hanya 16,7 persen mendukung Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin 3,2 persen.

Di basis Demokrat sebanyak 50 persen mendukung Prabowo-Gibran. Sisa dukungan kepada Anies–Muhaimin sebesar 22,6 persen dan Ganjar-Mahfud dengan perolehan 19,4 persen.

Sementara basis Partai Golkar sebanyak 49,5 persen solid kepada Prabowo-Gibran, disusul Ganjar-Mahfud 26,2 persen dan Anies-Muhaimin 19,6 persen. Hasil tidak jauh berbeda juga diperlihatkan basis PAN yang mendukung Prabowo-Gibran sebanyak 45,8 persen, disusul Anies-Muhaimin 35,6 persen dan Ganjar-Mahfud 15,3 persen.

Temuan tersebut selaras dengan elektabilitas nasional Prabowo-Gibran sebesar 40,2 persen. Raihan itu membuat Prabowo – Gibran unggul 10,1 persen dari Ganjar–Mahfud yang memperoleh 30,1 persen dan berjarak 15,8 persen dari pasangan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar dengan perolehan 24,4 persen.

"Kisarannya margin antara pasangan Prabowo - Gibran dan Ganjar - Mahfud itu agak menjauh, di saat yang sama Ganjar - Mahfud dan Anies - Muhaimin semakin mendekat," ucap Hanta.

Diketahui, Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei nasional pada akhir Oktober hingga awal November 2023 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Pengambilan data lapangan dilakukan pada tanggal 28 Oktober – 3 November 2023. Sampel pada survei ini adalah 1220 responden dengan margin of error +/- 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved