Minggu, 10 Mei 2026

Persib Bandung

Banyak Calo Tiket Saat Laga Kandang Persib Bandung, VPC dan Bomber Minta PT PBB Lakukan Evaluasi

Masih maraknya praktik percaloan tiket pada laga-laga kandang Persib Bandung mendapat sorotan tajam dari sejumlah komunitas bobotoh.

Tayang:
Editor: Giri
deanza falevi/tribun jabar
Bobotoh menukarkan tiket elektronik ke tiket fisik bentuk gelang untuk saksik Persib Bandung vs Madura United di Yon Zipur 9, Ujung Berung, Kota Bandung, Sabtu (30/7/2022). Praktik percaloan tiket kandang Persib masih terjadi. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Masih maraknya praktik percaloan tiket pada laga-laga kandang Persib Bandung mendapat sorotan tajam dari sejumlah komunitas bobotoh.

Viking Persib Club (VPC) mempertanyakan keefektifan sistem ticketing online yang selama ini diterapkan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

Komunitas lainnya, Bobotoh Maung Bersatu (Bomber) mendesak manajemen Persib secepatnya melakukan evaluasi.

Ketua Umum VPC, Tobias Ginanjar Sayidina, mengatakan, penjualan tiket secara online melalui aplikasi PERSIB App seharusnya bisa mencegah terjadinya praktik percaloan dalam setiap laga kandang Persib musim ini.

Terlebih, pembelian tiket juga diverifikasi menggunakan nomor induk kependudukan (NIK). Ini membuat setiap orang hanya bisa membeli satu tiket untuk setiap laganya. 

"Tapi pada kenyataannya, masih saja terdapat banyak calo," ujar Tobias kepada Tribun Jabar, Jumat (10/11/2023).

Komunitasnya, ujar Tobias, sudah pernah menawarkan bantuan kepada PT PBB untuk memberantas sedikit demi sedikit praktik percaloan itu.

"Tapi ternyata kami tak diberikan kepercayaan. Terbukti, ternyata masih banyak calo. Bisa ditanyakan ke pihak mereka (PT PBB), kenapa masih ada (praktik percaloan)," ujarnya.

Baca juga: Masih Ingat Ekene Ikenwa? Eks Striker Persib Ini Pantau Piala Dunia U-17: Ingin Ketemu Indra Thohir

Berdasarkan penelusuran Tribun Jabar, rata-rata para oknum calo tiket pertandingan kandang Persib, menggunakan "celah" dari sistem ticketing yang dibuat PT PBB sendiri, yaitu pembelian tiket dengan menggunakan fitur Family.

Fitur family adalah bentuk komitmen PT PBB dalam menyelenggarakan pertandingan sepak bola yang inklusif, aman dan nyaman bagi keluarga.

Melalui fitur tersebut, bobotoh bisa membeli lebih dari satu tiket untuk anggota keluarganya dalam satu transaksi di Persib App.

Tiket keluarga itulah yang kemudian diperjualbelikan oleh para calo karena ternyata siapapun yang menggunakan tiket dari fitur family tetap bisa menggunakan tiket tersebut untuk masuk ke stadion sekalipun mereka membelinya dari calo. 

"Sistem ini harus segera diperbaiki. Karena kami juga ingin pergi ke stadion dengan aman dan nyaman. Sesuai tagline dari manajemen (PT PBB). Mudah-mudahan bisa diimplementasikan, bukan hanya slogan," ujarnya.

Ketua Umum Bomber, Dian Purnama, mendesak PT PBB segera melakukan evaluasi dan menutup "celah" bagi para oknum calo yang masih memperjualbelikan tiket laga secara ilegal. 

Baca juga: Kapten Persib Bandung Terharu Lihat Bobotoh Kibarkan Ratusan Bendera Palestina: Saya Paham Kenapa

"Tentu saja pasti sulit untuk membuat semuanya bisa tertib. Sistem online diberlakukan manajemen tentu dengan tujuan agar tak banyak lagi calo dan biar lebih aman. Tapi mungkin, calo-nya juga lebih pintar lagi memanfaatkan celah yang ada. Meskipun sulit, kami berharap praktik percaloan ini bisa terus dikikis," ujar Dian, yang juga kerap disapa Apin ini.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved