Persib Bandung

Mantan Pemain Persib Bandung Wanti-wanti Agar Teja Paku Alam Tak Hilang Konsentrasi Lawan Arema FC

PENGAMAT sepak bola yang juga mantan kiper Persib musim 2010-2011, Markus Haris Maulana, menilai peluang Persib untuk meraih kemenangan terbuka.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Mantan kiper Persib Bandung Markus Haris Maulana atau Markus Horison. 

PENGAMAT sepak bola yang juga mantan kiper Persib musim 2010-2011, Markus Haris Maulana, menilai peluang Persib untuk meraih kemenangan atas Arema FC sangat terbuka.

Selain tengah berada pada jalur yang tepat dalam persaingan merebut gelar juara, ujar Markus, Persib juga memiliki modal sebagai tim yang belum terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhirnya.

Sedangkan situasi yang dihadapi Arema FC justru berbanding terbalik dengan Persib.

"Kalau menurut saya, pada pertandingan nanti Persib pasti bisa mendapatkan tiga poin. Persib sekarang lagi bagus-bagusnya, dan belum terkalahkan dalam beberapa pertandingan. Sedangkan Arema FC sekarang sedang tidak lagi bagus-bagusnya, jadi peluang Persib lebih terbuka," ujar Markus saat dihubungi melalui telepon, Selasa (7/11/2023).

Namun, kondisi tersebut, ujar Markus, tak lantas berarti bisa membuat skuat Bojan Hodak berleha-leha karena kedua tim sama-sama membutuhkan tambahan tiga poin dari laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (8/11/2023) sore.

"Karena sama-sama butuh kemenangan, menurut saya, pertandingan nanti akan berlangsung ketat, kedua tim akan tampil all-out untuk bisa meraih hasil terbaik," ujarnya.

Mantan kiper dan pelatih kiper Timnas Indonesia itu juga mengatakan, dari sisi materi pemain, Persib bisa dibilang lebih diunggulkan dari Arema.

Selain dihuni banyak pemain berkualitas di setiap lini, semua pemain Persib kini sedang dalam kondisi on fire, termasuk pemain belakang. Bahkan di laga terakhir, Nick Kuipers yang mencetak gol ke gawang Madura United.

"Dengan situasi itu, saya pikir, Persib tidak hanya mengandalkan satu dua orang, tapi memang pemain di semua lini mereka sangat bagus. Kalau di Arema FC saya justru melihat pemain mereka standar-standar saja, tidak ada pemain yang sangat menonjol, kecuali Gustavo Almeida yang sekarang menjadi top skor di liga," ujar Markus.

Baca juga: Persib Bandung-Arema FC, Bojan Hodak Pantang Menganggap Remeh Singo Edan Meski di Posisi Bawah

Khusus untuk kiper Persib, Teja Paku Alam, Markus memberikan catatan. Menurutnya, secara kualitas, kiper asal Sumatera Barat itu merupakan kiper yang bagus.

Namun, dalam beberapa momentum, menurutnya, Teja kerap hilang konsentrasi sehingga mengambil keputusan yang tidak seharusnya dilakukan.

Sehingga, sebagai pemain terakhir, ia berharap Teja tak melakukan blunder yang akan merugikan dirinya dan tim Maung Bandung.

"Saya menyoroti Teja, bukan karena bagaimana, tapi Teja ini kan kiper bagus, cuma kadang-kadang ada beberapa situasi yang benar-benar seharusnya Teja  konsentrasi penuh, tiba-tiba mungkin dia lepas fokusnya. Sehingga ada beberapa momen yang tidak seharusnya dilakukan, tapi ini justru terjadi," ucapnya.

"Intinya Teja jangan sampai blunder saja, dia harus fokus terus selama 90 menit," lanjut dia.

Selain Teja, Markus juga memperhatikan kiper milik Arema FC, Julian Schwarzer. Menurutnya kiper Filipina tersebut merupakan kiper yang bagus dan memiliki masa depan, namun saat ini berada di situasi yang tidak beruntung.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved