Pemkab Sumedang Hadirkan 'Big Data', Upaya Hadir di Setiap Kesulitan yang Dihadapi Warga
Pemerintah Kabupaten Sumedang berkewajiban untuk memastikan bahwa warganya dapat mengakses kehidupan yang berkualitas.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana.
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang berkewajiban untuk memastikan bahwa warganya dapat mengakses kehidupan yang berkualitas.
Maka, pemerintah hadir dalam setiap kesulitan yang dihadapi warga.
Di antara caranya adalah dengan memperkuat basis data dari setiap dinas yang menangani masing-masing urusan.
Lebih jauh, himpunan data itu diharapkan menjadi big data yang tujuannya untuk kemaslahatan hidup bersama di Sumedang.
"Pemerintah harus hadir dari masa kelahiran warga sampai meninggal dunianya,"
"Setiap dinas harus hadir memberikan layanan terutama di fase-fase krusial," kata Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman saat Dialog Kinerja SKPD tahun 2023 di Command Center, Kamis (2/11/2023) dalam siaran yang diterima Jumat.
Diharapkan Herman, semua perangkat daerah mempunyai komitmen yang tinggi dengan apa yang akan dilaksanakan di tahun 2024.
"Tentunya digital hadir menjadi salah satu alat untuk membantu layanan di berbagai fase kehidupan, dengan digitalisasi setiap SKPD bisa lebih cepat, mudah dan lebih baik," ujarnya.
Herman juga meminta Diskominfosanditik untuk menyatukan platform tiap SKPD agar bisa saling terkoneksi.
"Ke depan platform yang dimiliki SKPD bisa tergabung di satu aplikasi dan menjadi super aplikasi. Sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan kalau bisa disatukan dalam platform Tahu Sumedang," tuturnya.
Herman menambahkan, siklus hidup masyarakat Sumedang dirangkai sehingga Sumedang memiliki big data.
"SKPD harus menentukan sasaran yang dilayani, jenis layanan yang diberikan, aplikasi yang tersedia, aplikasi yang diharapkan untuk kinerja optimal serta terkoneksi satu dengan yang lainnya sehingga pemerintahan 5 tahun ke depan Sumedang bisa jadi yang cepat, mudah dan terbaik," jelas Herman.
Sementara itu, Pj Sekda Tuti Ruswati menyebutkan, untuk mempersiapkan big data semua SKPD harus mengupdate data serta saling koneksi antara satu dengan lainnya.
"Upaya cross cutting data dan saasaran awal yang baik yang tadinya SKPD yang belum masuk data-datanya secara konvergensi dapat dilakukan update data, " ujarnya. (*)
Baznas RI Ganjar Penghargaan ke Pemkab Sumedang, Prestasi Pengelolaan Zakat |
![]() |
---|
Pemkab Sumedang Ajukan RAPBD Perubahan 2025, Naik Jadi Rp 3 Triliun |
![]() |
---|
Bukan Cuma Kepala Sekolah, Guru di Jawa Barat Juga Akan Didekatkan ke Kampung Halamannya |
![]() |
---|
Dedi Mulyadi Akan Tambah Tugas Kepala OPD, Jadi LO Kabupaten/Kota untuk Perlancar Koordinasi |
![]() |
---|
Dedi Mulyadi Sadar Beban Kepala Sekolah yang Tugas Jauh dari Kampung Halaman, Akan Dipulangkan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.