Selasa, 12 Mei 2026

Festival Nadran Laut Nelayan Samadikun Cirebon, Kepala Kerbau Simbol Kebodohan Dibuang ke Laut

Nelayan Samadikun di Pantai Kesenden, Kelurahan/Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, menyelenggarakan kegiatan festival nadran laut setiap tahun.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Masyarakat antusias mengikuti rangkaian kegiatan festival nadran laut yang diselenggarakan nelayan Samadikun di Pantai Kesenden, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Sabtu (28/10/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Nelayan Samadikun di Pantai Kesenden, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, menyelenggarakan kegiatan festival nadran laut setiap tahun.

Festival ini merupakan wujud ungkapan rasa syukur para nelayan Samadikun kepada Allah Swt yang telah memberikan rezeki serta keselamatan terhadap para nelayan dalam kesehariannya mencari ikan di laut.

Pada tahun 2023 ini, kegiatan digelar pada Sabtu (28/10/2023).

Berdasarkan pantauan Tribun di lokasi, masyarakat sudah berkumpul sejak pagi hari di Jalan Samadikun, tepatnya di depan Gang Samadikun Selatan, RW 10, Kota Cirebon.

Masyarakat yang hadir terdiri atas anak-anak, pemuda-pemudi, dan orang dewasa.

Mereka tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali arak-arakan dengan diisi oleh kesenian tradisional khas Cirebon, seperti burok, sisingaan, dan drumband.

Tak dilupakan, replika perahu yang berisikan sesaji dan kepala kerbau pun ikut diarak.

Arak-arakan berakhir di kawasan Pantai Kesenden.

Perahu replika pun digotong menuju perahu berukuran lumayan besar untuk nantinya dibawa ke tengah laut.

Masyarakat lain, termasuk nelayan, ikut mengawal dengan menggunakan perahu lainnya.

Nasrudin, Ketua Himpunan Nelayan Indonesia Kota Cirebon, mengatakan, festival nadran Laut diselenggarakan rutin setiap tahun.

Festival itu, kata Nasrudin, sekaligus sebagai pengharapan para nelayan kepada Yang Maha Kuasa agar dapat menghasilkan tangkapan ikan melimpah dan penuh berkah.

"Kegiatan ini dalam rangka syukurannya warga nelayan, adatnya nelayan, budayanya nelayan."

"Namanya nadran, istilah nelayan itu nadar, tapi secara nasional pesta laut," ujar Nasrudin, Sabtu (28/10/2023).

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved