Suami Tega di Sulsel, Pukuli Istri dan Bayinya yang Baru 5 Bulan gara-gara Susu Anak
Tak hanya menganiayaan DM, SD pun tega melakukan kekerasan pada anak mereka yang masih berusia lima bulan.
TRIBUNJABAR.ID, PINRANG - Nasib pilu dialami seorang ibu yang jadi korban kekerasan dari suaminya.
Sang suami melakukan kekerasan dalam rumah tangga lantaran dipicu susu anak.
Korban salah beli susu anak di warung.
Ibu muda tersebut pun bonyok dipukuli suaminya sendiri.
Peristiwa tersebut terjadi di Pinrang, Sulawesi Selatan.
Jahatnya, suaminya tak hanya menganiaya ibu tersebut, tetapi juga sang anak.
Baca juga: Kronologi Video Viral Wanita Berteriak Minta Tolong dari Dalam Mobil di Padang, Ternyata Korban KDRT
Terduga pelaku adalah SD (24) sementara sang istri berinisial DM (30).
Tak hanya menganiayaan DM, SD pun tega melakukan kekerasan pada anak mereka yang masih berusia lima bulan.
SD diduga tonjok istri usai pukul kepala anak, lalu mengancam dengan senjata tajam badik.
Akibatnya, DM mengalami luka memar dan bengkak pada mata sebelah kanan serta luka memar di lengan tangan kanan dekat siku.
Kasus penganiayaan tersebut terjadi di BTN Bulu Mas, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Penganiayaan dilaporkan terjadi rumah kontrakan pasangan suami istri atau pasutri tersebut pada Jumat (6/10/2023) malam sekitar pukul 22.00 wita.
Kasus KDRT terungkap setelah korban melaporkan peristiwa tersebut ke Kepolisian Resort atau Polres Pinrang, Provinsi Sulsel.
Setelah menerima laporan, tim kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.
Tim Crime Fighters Unit Resmob Sat Reskrim Polres Pinrang yang dipimpin Kanit Resmob Aiptu Syahrir pun mengamankan terduga pelaku.
Pelaku berinsial SD yang tak lain adalah suami dari DM diamankan pada Sabtu (7/10/2023) dinihari sekitar pukul 04.30 wita.
Aparat kepolisian mengamankannya di Kampung Tosulo, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Terduga pelaku kini sudah diamankan di markas kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Sosok AKP Ivans Drajat Kapolsek yang Aniaya Satpam, Beberapa Kali Berkasus, KDRT hingga Intimidasi
“Pelaku sudah kami tahan,” kata Kasat Reskrim Polres Pinrang Iptu Akhmad Risal, dikutip dari Tribun Sultra.
Peristiwa penganiayaan berawal saat DM membeli susu untuk sang bayi yang masih berumur 5 bulan di sebuah toko sekitar pukul 19.00 WITA.
Saat pulang ke kontrakan, DM menyadari jika susu kotak yang dibeli salah atau tidak sesuai dengan umur anaknya.
“Sang suami atau terduga pelaku ini marah dan menyalahkan korban. Akhirnya terjadi pertengkaran mulut,” jelas Iptu Akhmad.
Sekitar pukul 21.30 WITA, DM pun kembali ke toko untuk menukar susu yang dibelinya tersebut.
Sementara sang suami, SD tinggal di rumah sambil mengayun bayinya.
Tidak lama korban kembali ke rumah kontrakannya.
Namun, pelaku SD kembali melampiaskan kekesalannya gegara sang bayi yang dijaganya rewel.
“Terduga pelaku SD ini kembali marah-marah karena bayinya rewel dan tidak mau tidur,” ujar Iptu Akhmad.
Gegara kesal, terduga pelaku disebutkan sempat memukul kepala bayinya tersebut.
“Karena kesal pelaku memukul kepala bayinya,” kata Kasat Reskrim Polres Pinrang.
Sang istri, DM, yang melihat perlakuan suaminya langsung marah kemudian mengambil anaknya dari dalam ayunan.
Pertengkaran pasutri itupun kemudian berujung penganiayaan yang diduga dilakukan suami terhadap sang istri.
Tak lama setelah mengambil sang bayi dari ayunan, terduga pelaku SD langsung meninju tangan kanan korban DM sebanyak dua kali.
Kemudian korban DM melihat terduga pelaku hendak mencabut sebilah badik dari pinggangnya.
Sontak DM mendorong suaminya menggunakan siku tangan kanannya.
Saat itu DM sementara menggendong anaknya.
Baca juga: Polisi Acuh di Laporan KDRT Mega sebelum Dihabisi Suami, Kompolnas: KDRT Kejahatan Serius
“Terduga pelaku langsung meninju mata kanan korban sebanyak satu kali dan pelaku mengambil secara paksa bayinya dari pelukan korban,” jelasnya.
SD yang mengambil paksa bayi dari gendongan istrinya itu langsung berlari keluar rumah.
Dengan kesakitan di bagian mata dan lengannya, DM mengejar terduga pelaku yang membawa bayinya itu.
Namun, DM tidak mengetahui ke mana arah terduga pelaku berlari saat itu.
DM lalu melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian guna proses hukum lebih lanjut.
Setelah polisi menerima laporan, aparat kepolisian kemudian mendatangi TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.
Tim Crime Fighters Unit Resmob Sat Reskrim Polres Pinrang pun mengamankan terduga pelaku, Sabtu (7/10/2023) pukul 04.30 WITA.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Nasib Istri di Sulsel Salah Beli Susu, Pulang-pulang Bonyok Ditonjok Suami, Anak Ikut Jadi Korban,
Ustaz Kondang di Bandung Diduga Ludahi Anak Sendiri, Sudah Dilaporkan ke Polisi, Begini Kronologinya |
![]() |
---|
KDRT Ustaz Terkenal di Bandung: Ustaz EE Diduga Pukul hingga Ludahi Anak Sendiri, Kaca Helm Hancur |
![]() |
---|
Kasus Siswa SMK Diduga Dianiaya Polisi di Kota Serang, Nasib Korban Sampai Kritis Tak Sadarkan Diri |
![]() |
---|
Viral, Sopir Taksi Bluebird Dinarasikan Jadi Korban Kekerasan di Lippo Mall Kemang, Terkuak Faktanya |
![]() |
---|
Minta Prabowo Turun Tangan, Wartawan Cianjur Gelar Aksi Solidaritas Kekerasan di Serang Banten |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.