Selasa, 5 Mei 2026

Gempa Bumi

Gempa Bumi 3.2 Magnitudo Guncang Perbatasan Sukabumi-Bogor, Warga Rasakan Getaran

Gempa bumi 3,2 magnitudo terjadi di wilayah perbatasan Sukabumi dengan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/10/2023).

Tayang:
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Hermawan Aksan
Dok BMKG
Gempa bumi 3,2 magnitudo terjadi di wilayah perbatasan Sukabumi dengan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/10/2023). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Gempa bumi 3,2 magnitudo terjadi di wilayah perbatasan Sukabumi dengan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/10/2023).

Gempa bumi terjadi sekitar pukul 06.44 WIB.

Episenter terletak pada koordinat 6.75 LS dan 106.65 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 23 km barat daya Kota Bogor kedalaman 7 km.

Titik episenter gempa berada di bawah Gunung Salak di Desa Tugu Bandung, Kecamatan Kabandungan, dan Cianten, Leuwiliang, Bogor.

Seorang warga Desa Kabandungan, Rijan (28), mengungkapkan, getaran gempa cukup terasa, tapi tidak berlangsung lama.

"Gempa ada cukup terasa. Namun getarannya hanya dirasakan sebagian warga saja," ucapnya saat dihubungi Tribunjabar.id, melalui sambungan telepon.

Rijan juga menuturkan gempa dirasakan warga Kecamatan Kalapanunggal, Sukabumi.

"Teman-teman di Kalapanunggal juga merasa. Tapi getarannya kecil," katanya.

Sekretaris Desa Cipeuteuy, Asep Dian Suryana (43), mengatakan, gempa juga dirasakan warganya, tapi tidak berdampak signifikan.

"Iya, terasa sampai desa Cipeuteuy. Sampai saat ini aman belum ada infor kerusakan," jelasnya.

Kepala Stasiun BMKG Wilayah II Banten, Hartanto, menerangkan melalui keterangan tertulisnya gempa tersebut merupakan gempa dari sesar lokal.

"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal wilayah setempat," terangnya.

Gempa bumi juga kata Hartanto gempa ini intensitas II MMI dirasakan warga Kalapanunggal, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved