Suara Anies Unggul Tipis Dari Ganjar Jika Head to Head di Jabar, Hasil Survei Terbaru Poltracking
Arya Budi menyebutkan suara Anies unggul tipis dari Ganjar dari survei Poltracking Indonesia di Provinsi Jawa Barat yang melibatkan 1.000 responden.
TRIBUNJABAR.ID - Suara Anies Baswedan lebih unggul sedikit dibanding Ganjar Pranowo di Jawa Barat.
Data ini merupakan hasil survei terbaru Poltracking Indonesia jika keduanya head to head
Survei Poltracking dilakukan pada periode 25 September-1 Oktober dimana hasilnya menunjukkan suara Anies unggul dengan elektabilitas 32,5 persen dibanding Ganjar yang memperoleh 30,9 persen.
Sekaligus ini menunjukkan perbedaan tipis perolehan suara keduanya yang hanya terpaut 1,6 persen.
Direktur Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi, mengatakan bahwa Anies Baswedan head to head dengan Ganjar Pranowo, maka capre dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan akan unggul dibanding capres PDIP.
"Namun, dari hasil simulasi ini, ada mayoritas responden yang tidak menjawan atau belum menentukan pilihan sebanyak 36,6 persen," ujarArya Budi saat memaparkan hasil survei secara daring di kanal Youtube Poltracking TV, Selasa (10/10/ 2023).
Arya menuturkan bahwa responden yang tidak menjawab terbilang sangat tinggi karena tak ada nama bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto dalam simulasi.
Mengingat hasil simulasi survei yang melibatkan 3 kandidat, Prabowo unggul dengan 44,2 persen, jauh di atas 2 kandidat lain di mana Anies 25 persen, dan Ganjar 21,8 persen.
"Karena tidak ada nama Prabowo, responden yang menjawab tidak tahu atau tidak jawab sangat tinggi 36,6 persen. Dugaan kami tentu sebagian suara Prabowo belum terakomodasi sepenuhnya di 2 kandidat ini," katanya.
Arya menyebutkan bahwa metode survei Poltracking Indonesia di Provinsi Jawa Barat melibatkan 1.000 responden.
Respondennya adalah mereka yang sudah memiliki hak pilih atau berusia 17 tahun atau lebih, dan atau sudah menikah.
Klaster survei menjangkau 27 kabupaten/kota di Jawa Barat secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024.
Jawa Barat dipilih lantaran merupakan provinsi dengan DPT terpadat mencapai 35,7 juta pemilih atau setara 17,6 persen secara nasional.
Metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling. Responden diwawancarai secara tatap muka langsung pada periode 25 September-1 Oktober 2023.
Sementara margin of error survei kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kolase-calon-presiden-Ganjar-Pranowo-dan-Anies-Baswedan.jpg)