Jumat, 8 Mei 2026

Kementerian Kesehatan Kaji Kasus Bocah Alvaro Mati Batang Otak usai Operasi Amandel

Anak tersebut meninggal dunia usai melakukan operasi amandel dan mengalami Mati Batang Otak di RS Kartika Husada

Tayang:
Editor: Ravianto
screenshot
Kepala Biro Komunikasi dan Pelatanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi. Nadia mengatakan jika komite medik rumah sakit perlu melakukan kajian terhadap kasus bocah Alvaro meninggal karena Mati Batang Otak usai operasi amandel.  

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Baru-baru ini masyarakat dikejutkan oleh kabar duka dari Alvaro anak berusia 7 tahun yang meninggal usai melakukan operasi amandel.

Diketahui anak tersebut meninggal dunia usai melakukan operasi amandel dan mengalami Mati Batang Otak di RS Kartika Husada Jatiasih, Bekasi.

Dilansir dari Tribun Health, Alvaro meninggal dunia pada Senin, 2 Oktober 2023 pukul 18.45 WIB.

Ia mengalami koma selama 10 hari setelah menjalani operasi amandel

Dokter mengungkapkan apabila Alvaro mengalami mati batang otak sebagai efek dari operasi amandel yang telah dijalaninnya.

Kasus ini diduga, pasien meninggal akibat malpraktik di Rumah Sakit (RS) Kartika Husada Jatiasih, Kota Bekasi.

Albert Francis, ayah Alvaro (7). Alvaro meninggal dunia setelah mengalami mati batang otak seusai operasi amandel.
Albert Francis, ayah Alvaro (7). Alvaro meninggal dunia setelah mengalami mati batang otak seusai operasi amandel. (KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Terkait hal ini, Kepala Biro Komunikasi dan Pelatanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi beri tanggapan.

Nadia mengatakan jika komite medik rumah sakit perlu melakukan kajian terhadap kasus ini. 

Komite medik dan manajemen perlu mengkaji runut koronologisnya.

Baca juga: Alvaro Meninggal Setelah Operasi Amandel, Keluarga Tak Menerima Penjelasan Penyebab Mati Batang Otak

"Ini komite medik dan manajemen perlu mengkaji koronologisnya," ungkap Nadia saat ditanyai Tribunnews, Rabu (4/10/2023). 

Di sisi lain, Nadia pun mengungkapkan jika perlu melakukan komunikasi antara fasilitas kesehatan terkait dengan pihak pasien. 

"Dan (perlu) melakukan komunikasi dengan pihak pasien," lanjutnya. 

Terkait akankah kah ada sanksi dan peringatan pada pihak terkait, Kementerian Kesehatan ungkap jika hal ini terkait dengan izin rumah sakit dari pemerintah daerah setempat. 

"Ndak, kan izin rumah sakit (RS) dari pemerintah daerah setempat," tutupnya. 

Mati Batang Otak

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved