Selasa, 12 Mei 2026

Gunung Jayanti Sukabumi Terbakar

Kapolres Sukabumi Perintahkan Anggotanya "Berjibaku" Padamkan Api di Gunung Jayanti

"Fokus kami ini adalah bagaimana mengisolir titik-titik api yang sporadis terbesar jangan sampai makin meluas merembet ke area yang berbahaya"

Tayang:
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Adityas Annas Azhari
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede (paling kiri) dan Dandim 0622/Kab Sukabumi, Letkol Inf. Anjar Ari Wibowo (tengah pakai rompi) saat melihat kondisi api yang membakar Gunung Jayanti di dekat kantor BMKG Observatori Geofisika Palabuhanratu, Jumat (22/9/2023) malam 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kebakaran di Gunung Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi,  masih terjadi sampai malam ini, Jumat (22/9/2023).

Diketahui kebakaran terjadi sejak sekira pukul 13.00 di arah utara Gunung Jayanti dekat Perumahan Tamansari, Kelurahan Palabuhanratu, malam ini api merambat ke arah selatam dekat kantor BMKG Observatori Geofisika Palabuhanratu.

Untuk mengatasi kebakaran ini, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf. Anjar Ari Wibowo dan Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede turun langsung ke lapangan.

Kobaran api semakin membesar dan meluas di lokasi kebakaran Gunung Jayanti di Palabuhanratu, Sukabumi, Jumat (22/9/2023).
Kobaran api semakin membesar dan meluas di lokasi kebakaran Gunung Jayanti di Palabuhanratu, Sukabumi, Jumat (22/9/2023). (Tribun Jabar)

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, mengatakan, TNI Polri dan Damkar berupaya agar api tidak sampai ke pemukiman warga.

"Kalau dari kepolisian saya perintahkan Kasat Samapta bersama satu satuan setingkat kompi dan mobil AWC (Armoured Water Cannon) dibantu Kodim 0622 dengan personil dan juga dari koramilnya berjibaku semuanya dengan warga sekitar dan damkar," kata AKBP Maruly Pardede di lokasi, malam ini.

Baca juga: Kebakaran Gunung Jayanti Sukabumi Mendekati Kantor BMKG Palabuhanratu, Polisi Selidiki Penyebab

AKBP Maruly Pardede menjelaskan, tim gabungan saat ini fokus mengisolir titik api agar tidak sampai ke pemukiman. Pantauan Tribunjabar.id, kebakaran semakin meluas.

"Fokus kami ini adalah bagaimana mengisolir titik-titik api yang sporadis terbesar jangan sampai makin meluas merembet ke area yang berbahaya, seperti ke pemukiman atau fasilitas-fasilitas objek vital dan sebagainya," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved