Harga Beras Naik, Diskoperindag Sumedang Bakal Gelar Operasi Pasar Murah
Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM (Diskop-Perindag-UMKM) Kabupaten Sumedang akan melaksanakan operasi pasar murah (OPM).
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM (Diskop-Perindag-UMKM) Kabupaten Sumedang akan melaksanakan operasi pasar murah (OPM).
Operasi pasar itu dilakukan merespons harga beras yang merangkak naik belakangan ini.
Saat ini, harga beras kualitas medium di pasaran Sumedang mencapai Rp 13.500 per kilogram.
Kepala Diskop-Perindag-UMKM Sumedang, Agus Kori, mengatakan, OPM akan digelar di sejumlah titik yang mencakup sejumlah kecamatan.
Sebab, banyak kecamatan melaporkan harga beras dalam keadaan tinggi saat ini.
Menurut Agus, kecamatan-kecamatan dengan harga beras tertinggi saat ini adalah Cimanggung, Sumedang Utara, Darmaraja, Paseh, dan Jatigede.
Baca juga: Keandra City View Jatinangor Sumedang, Perumahan dengan Pemandangan Kota di Cekungan Bandung
"OPM akan memberikan harga terjangkau untuk masyarakat," kata Agus Kori kepada TribunJabar.id, Sabtu (16/9/2023).
Dia mengatakan, beras yang dijual pada OPM dalam kemasan lima kilogram.
Beras dengan kualitas medium itu dijual Rp 51 ribu. Artinya, Rp 10.200 per kilogram.
"Juga minyak goreng Rp 14 ribu dan gas (3 kilogram) Rp 19 ribu," katanya.
Baca juga: 5 Hektare Lahan di Sumedang Selatan Terbakar, Petugas Pemadam Banyak yang Jatuh Akibat Jalur Terjal
Untuk pelaksanaan OPM itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menyiapkan beras 10 ton.
"Nanti ada teknis khusus yang membatasi seberapa banyak masyarakat boleh membeli beras. Sedang kami susun," katanya.
OPM akan berlangsung mulai 23 September 2023. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/beras-Desa-Sayang-Jatinangor-Kabupaten-Sumedang.jpg)