Bulan Ini Sudah Bisa Naik Kereta Cepat secara Gratis, Ini Prosedur Mendapatkan Tiket Gratisnya
Halte Padalarang sendiri sudah 89 persen karena memang Padalarang adalah halte pindahan dari Walini.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) segera mengumumkan prosedur pendaftaran bagi warga sekitar proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang ingin menjajal kereta cepat tersebut secara gratis.
Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa mengatakan secara keseluruhan, pembangunan proyek ini sudah mencapai 99 persen. Kemudian warga sekitar proyek kereta cepat akan difasilitasi untuk mencoba kereta cepat tersebut secara gratis.
"Jadi nanti kami akan mengumumkan secara resmi untuk mekanismenya, terkait bagaimana masyarakat bisa mendapatkan tiket secara mandiri. Yang pasti akan kita umumkan di website kami, kemungkinan di media sosial kereta cepat," kata Eva di sela uji coba kereta cepat di Stasiun Bandung, Rabu (13/9).
Ia mengatakan proses ini dalam tahap finalisasi untuk nanti menentukan mekanisme pemesanan tiketnya.
Pada intinya tetap akan ada alokasi untuk masyarakat bisa melakukan registrasi secara mandiri.
"Yang ingin mengikuti uji coba kereta cepat untuk relasi Halim-Bandung tanpa berbayar, dalam bulan ini. Jadi kalau warga di sekitar jalur, kita sudah berkoordinasi dengan seluruh kecamatan, baik sepanjang Halim maupun Tegalluar, terus sudah kita koordinasi, lokasinya sudah ada pengaturannya mereka akan diberangkatkan, baik yaitu dari Halim maupun Tegalluar sebagai stasiun utama," kata Eva.
Ia mengatakan pihaknya menunggu konfirmasi lanjutan proses ini. Sampai sejauh ini warga yang sudah konfirmasi untuk menjajal kereta tersebut sudah 600 orang.
Eva mengatakan di hari ini Presiden Jokowi dan para pesohor melakukan uji coba kereta cepat dari Stasiun Halim ke Stasiun Bandung. Hal ini mengawali kereta cepat yang sebentar lagi akan dioperasionalkan untuk dapat mengangkut penumpang tanpa berbayar dalam rangka uji coba juga.
"Totalnya sangat kompetitif kalau dari sisi waktu ya. Kami tadi dari Jakarta itu sampai dengan Stasiun Padalarang itu hanya sekitar 30 menit kemudian melanjutkan KA feeder dari Padalarang ke Stasiun Bandung itu hanya sekitar 18 menit, jadi totalnya tidak sampai 1 jam," katanya.
Baca juga: Terasa Senyap, Fasilitas Bagus, Keren!, Kata Armand Maulana yang Jajal Kereta Cepat Bersama Jokowi
Dalam satu rangkaian kereta cepat, katanya, bisa mengangkut sekitar 600 penumpang. Kemudian kalau dalam masa uji coba ini ada pembatasan dari kuotanya, tetapi tidak terlalu besar, kareta tetap mengakomodasi hampir serupa dengan jumlah kuota yang normalnya.
"Untuk uji coba sendiri kita akan mengutamakan masyarakat yang berada di sekitar jalur rel maupun yang terdampak. Selain itu kita akan kita alokasikan untuk masyarakat yang ingin melakukan pendaftaran maupun registrasi secara mandiri," katanya.
Secara total, kata Eva, pembangunan konstruksi kereta cepat sudah mencapai 99 persen. Sedangkan Halte Padalarang sendiri sudah 89 persen karena memang Padalarang adalah halte pindahan dari Walini. Sedangkan Tegalluar dan Halim progresnya sudah 99 persen.
"Untuk uji coba sendiri di awal memang kita tidak tidak akan menggunakan seluruh kuota dari grafik perjalanan kereta 68 totalnya. Untuk di awal kita akan bermain di 20 kereta untuk operasional per harinya, kemudian ditingkatkan lagi melihat seperti apa," kata Eva.
Lantas, bagaimana cara dapatkan tiket gratis tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) itu?
1. Pendaftaran Mandiri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/20230622_GANI_05.jpg)