Daftar Berkas Dokumen yang Perlu Dibawa saat Melamar Pekerjaan, Berikut Cara Mengirim Lamaran Kerja

Berikut ini daftar berkas dokumen yang perlu dipersiapkan saat melamar pekerjaan, lengkap dengan tips cara mengirimkan lamaran kerja

Editor: Hilda Rubiah
Pixabay
Ilustrasi - Daftar Berkas Dokumen yang Perlu Dibawa saat Melamar Pekerjaan, Berikut Cara Mengirim Lamaran Kerja 

TRIBUNJABAR.ID - Berikut ini daftar berkas dokumen yang perlu dipersiapkan saat melamar pekerjaan, lengkap dengan tips cara mengirim lamaran kerja.

Setiap detail dalam proses melamar pekerjaan memegang peran penting dalam menentukan kesuksesan Anda.

Tidak hanya sekedar mengirimkan dokumen, melainkan bagaimana Anda menyajikan diri melalui berkas-berkas tersebut.

Mungkin Anda memiliki kualifikasi yang mumpuni, namun tanpa persiapan berkas lamaran yang rapi dan lengkap, Anda mungkin saja kehilangan kesempatan emas untuk menunjukkan potensi Anda kepada perusahaan impian. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai dokumen esensial yang perlu Anda siapkan, serta tips-tips praktis dalam menyusun dan mengirimkan berkas lamaran Anda agar meningkatkan peluang Anda untuk dipanggil wawancara.

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN Terbaru September 2023 di Anak Perusahaan PT Pertamina untuk Lulusan SMA/SMK

Dokumen untuk Lamar Kerja, Apa Saja Sih?

Ada beberapa dokumen yang harus Anda perhatikan dan bawa ketika ingin melamar kerja. Berikut ini informasi lengkapnya.

1. Surat Lamaran Kerja

Baik ditulis tangan atau diketik, surat lamaran Anda harus ditulis dengan rapi. Jika ditulis tangan, gunakan pulpen berwarna hitam dan tulisan yang mudah dibaca. Jika diketik, gunakan font standar seperti Arial atau Times New Roman dengan ukuran 12.

Mulailah dengan menyapa penerima dengan hormat, lalu jelaskan alasan Anda melamar, posisi yang Anda inginkan, dan mengapa Anda merasa cocok. 

Akhiri dengan ucapan terima kasih dan harapan untuk mendapatkan kesempatan wawancara.Jangan lupa menyertakan informasi kontak Anda, seperti nomor telepon dan alamat email, agar perekrut mudah menghubungi Anda.

2. Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup

Strukturkan CV Anda dengan jelas. Gunakan bullet points, judul, dan subjudul untuk memudahkan pembaca.

Jika Anda merasa perlu, gunakan desain CV yang menarik namun tetap profesional. Mulailah dengan data pribadi, seperti nama, alamat, dan kontak. Lanjutkan dengan pendidikan, pengalaman kerja, keahlian khusus, dan referensi jika diminta.

Pastikan informasi yang Anda sertakan relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Hindari memberikan informasi yang tidak akurat atau melebih-lebihkan kualifikasi Anda. Kejujuran sangat dihargai dalam dunia kerja.

3. Fotokopi Ijazah

Fotokopi ijazah harus jelas dan terbaca dengan baik. Hindari fotokopi yang kabur atau dengan kontras yang buruk.

Simpan fotokopi ijazah dalam map plastik bening untuk melindunginya dari kerutan atau kerusakan lainnya. Selain ijazah, pertimbangkan untuk melampirkan transkrip nilai atau sertifikat pendukung lain yang relevan dengan posisi yang Anda lamar.

4. Transkrip Nilai

Sering kali menjadi fokus bagi perekrut, terutama ketika mereka menilai calon karyawan yang baru saja menyelesaikan studinya atau yang dikenal sebagai fresh graduate. Meskipun angka dalam transkrip tidak selalu mencerminkan kemampuan seseorang sepenuhnya, namun bagi beberapa posisi, nilai akademik dapat dianggap sebagai indikasi kerja keras, dedikasi, dan komitmen seseorang terhadap pendidikannya.

5. Fotokopi Sertifikat Pelatihan atau Kursus

Fotokopi Sertifikat Pelatihan atau Kursus juga memiliki peran penting. Pada era yang serba cepat ini, kemampuan untuk terus belajar dan mengembangkan diri sangat dihargai.

Dengan menyertakan sertifikat pelatihan atau kursus yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar, Anda menunjukkan kepada perekrut bahwa Anda proaktif, berdedikasi, dan selalu berupaya meningkatkan kualifikasi Anda.

6. Surat Referensi Kerja

Surat Referensi Kerja bisa menjadi salah satu pembeda antara Anda dan kandidat lainnya. Ketika Anda sudah memiliki pengalaman kerja sebelumnya, surat referensi dari perusahaan atau atasan sebelumnya dapat memberikan gambaran kepada perekrut tentang bagaimana kinerja Anda di tempat kerja sebelumnya.

Surat referensi yang positif dapat memvalidasi klaim Anda di CV dan menunjukkan bahwa Anda adalah karyawan yang berharga dan dapat diandalkan.

7. Fotokopi KTP

Fotokopi KTP, misalnya, bukan hanya sekedar identitas formal, tetapi juga mencerminkan kewarganegaraan dan legalitas Anda sebagai calon karyawan.

Penting untuk memastikan bahwa KTP Anda tidak hanya valid, tetapi juga masih berlaku, untuk menghindari kesan kurang teliti atau kelalaian dalam menyediakan dokumen penting.

8. Pas Foto

bukan hanya sekedar gambar diri Anda, tetapi juga menjadi representasi pertama tentang bagaimana Anda memandang profesionalitas.

Dalam foto tersebut, perekrut dapat menilai bagaimana Anda mempresentasikan diri melalui penampilan.

Oleh karena itu, selain mematuhi ukuran yang biasanya ditentukan oleh perusahaan, seperti 3x4 atau 4x6, sangat esensial untuk memastikan bahwa foto Anda menggambarkan diri Anda dalam penampilan yang rapi dan profesional.

9. Portfolio (jika diperlukan)

Portfolio menjadi pintu utama yang menghubungkan Anda dengan perekrut. Baik itu dalam bidang desain, penulisan, fotografi, atau sejenisnya, portfolio berfungsi sebagai cerminan dari kualitas pekerjaan dan kemampuan Anda.

Lebih dari itu, portfolio juga mencerminkan personalitas, gaya, serta cara Anda memecahkan masalah atau tantangan melalui karya.

Dengan demikian, menyertakan portfolio yang kuat dan representatif tidak hanya akan meningkatkan peluang Anda, tetapi juga menunjukkan komitmen dan dedikasi Anda terhadap profesinya.

10. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) menjadi salah satu dokumen yang kerap diminta. SKCK bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga menjadi cerminan rekam jejak seseorang di mata hukum.

Dengan SKCK, perusahaan dapat memastikan bahwa calon karyawan yang akan mereka rekrut memiliki latar belakang yang bersih dan bebas dari catatan kriminal.

Hal ini tentunya penting, terutama untuk posisi-posisi yang memerlukan tingkat kepercayaan tinggi atau berhubungan langsung dengan aset-aset perusahaan.

11. Surat Keterangan Sehat dari Dokter

Surat Keterangan Sehat dari Dokter menjadi indikator bahwa calon karyawan berada dalam kondisi kesehatan yang prima untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Kesehatan yang baik bukan hanya menunjukkan kemampuan seseorang untuk bekerja dengan optimal, tetapi juga mengindikasikan bahwa individu tersebut memiliki kesadaran untuk merawat dirinya, yang pada akhirnya dapat berdampak positif pada produktivitas dan efisiensi kerja.

Surat keterangan ini memberikan kepastian bagi perusahaan bahwa Anda tidak hanya memiliki kualifikasi yang diperlukan, tetapi juga kondisi fisik dan mental yang siap untuk bergabung dan berkontribusi.

Baca juga: Cara Membuat SKCK Secara Online & Offline, Dari Sekarang Agar Tak Antre untuk Pendaftaran CPNS 2023 

Tips Dalam Mengirim Lamaran Kerja

Pertama kali Anda memperkenalkan diri kepada perusahaan adalah melalui berkas lamaran Anda.

Oleh karena itu, memastikan bahwa setiap detail dari berkas tersebut disiapkan dengan baik dan profesional bisa meningkatkan peluang Anda untuk mendapat kesan pertama yang positif.

Berikut adalah beberapa tips penting yang perlu Anda pertimbangkan saat mempersiapkan berkas lamaran kerja:

- Rapikan Berkas Anda 

Sebuah saran sederhana yang memiliki dampak mendalam. Tampilan berkas yang rapi dan terorganisir menandakan profesionalitas Anda dan ketelitian dalam memperhatikan detail.

Menggunakan map atau folder untuk mengelompokkan dokumen tidak hanya membantu Anda dalam mengatur dokumen, tetapi juga memberikan kesan positif kepada perekrut saat berkas diperiksa. Kebersihan dan kerapian berkas mencerminkan komitmen Anda terhadap pekerjaan yang Anda lamar.

- Perhatikan Instruksi 

Perhatikan instruksi dari HRD yang diberikan oleh perusahaan dengan seksama. Sebelum menyerahkan atau mengirimkan berkas lamaran, Anda harus memastikan bahwa semua dokumen yang diperlukan sudah lengkap dan sesuai dengan format yang diminta.

Setiap perusahaan mungkin memiliki kebijakan dan preferensi tersendiri dalam proses rekrutmennya. Mengesampingkan instruksi atau mengabaikan detail, sekecil apapun, bisa menimbulkan keraguan pada perekrut mengenai keseriusan dan ketelitian Anda.

- Kualitas Fotokopi

Ini adalah aspek yang seringkali dianggap sepele namun memiliki dampak besar. Saat menyertakan fotokopi, seperti dari ijazah atau sertifikat, jangan biarkan hasil fotokopinya buram atau sulit dibaca.

Hal ini tidak hanya menunjukkan ketidakpedulian, tetapi juga bisa membuat informasi penting terlewat oleh perekrut.

- Versi Digital 

Dari dokumen Anda menjadi keharusan. Banyak perusahaan kini beralih ke sistem rekrutmen online, baik melalui email atau platform khusus.

Saat melamar secara digital, pastikan Anda mengirimkan dokumen dalam format yang umum dan mudah diakses, seperti PDF.

Ini menunjukkan adaptabilitas Anda dengan teknologi dan kecakapan dalam menjawab tuntutan era kerja kontemporer.

Cara Mengirim Lamaran Kerja dengan Map Cokelat

Walaupun saat ini banyak perusahaan yang meminta pelamar mengirimkan lamaran melalui email atau portal karir online, masih ada beberapa perusahaan yang meminta berkas fisik.

Jika Anda diminta untuk mengirimkan berkas lamaran dengan menggunakan map cokelat, berikut adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan.

1. Persiapkan Berkas-berkas Anda

2. Urutkan Berkas Secara Logis

3. Gunakan Map Cokelat yang Tepat

4. Masukkan Berkas dengan Rapi

5. Tulis Informasi di Bagian Depan Map

6. Bungkus dengan Amplop Besar

Produsen Map Plastik yang Terpercaya

Jika Anda membutuhkan produksi dan pengadaan map untuk ijazah, lamaran kerja, atau folder lainnya, Anda bisa menghubungi JayaMap.

JayaMap adalah produsen map plastik yang banyak dipercaya perusahaan untuk memproduksi berbagai macam map dalam jumlah yang besar. Anda bisa menemukan banyak sekali jenis map, mulai dari map cover passport, map buku nikah, map buku agenda, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Dengan memperhatikan surat lamaran kerja Anda dan map yang berkualitas, dijamin rekruiter akan lebih mudah dalam menilai lamaran berkas Anda. Sehingga lamaran kerja Anda akan lebih maksimal dan profesional.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved