Bey Jadi Penjabat Gubernur Jabar, ini Harapan Ketua DPRD Kota Bandung
Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan menanggapi Bey Triadi Machmudin yang ditunjuk menjadi pejabat Gubernur Jawa Barat
Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bey T Machmudin Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden ditunjuk menjadi penjabat Gubernur Jabar menggantikan Ridwan Kamil yang habis masa jabatannya 5 September 2023.
Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan berharap penjabat Gubernur Jabar bisa meningakatkan komunikasi & koordinasi dengan para kepala daerah, khusus kota Bandung & Bandung Raya
"Bisa memberikan solusi untuk penanganan sampah, kemacetan dan banjir," harap Tedy.
Tedy juga berharap Pak Bey bisa memfasilitasi penyelenggaraan pemilu 2024 dengan aman, kondusif serta menjaga netralitas ASN.
Tedy Rl mengucapkan selamat dan berdoa pak Bey diberi kemudahan oleh Allah SWT dalam mengemban tugas Pj Gubernur Jabar yang tentu akan banyak dinamika karena mengurus 40 juta penduduk Jabar
"Khusus bagi kami Kota Bandung dan Bandung Raya, Pak Bey yang berlatar belakang Deputi Birang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, saya harap bisa meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan kepala daerah dan DPRD, karena ada permasalahan yang harus dikomunikasikan dan dikoordinasikan secara intens," ujar Tedy di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Jumat (1/9).
Menurut Tedy, Bandung Raya saat ini sedang darurat sampah. Masalah ini pun harus menjadi prioritas di hari-hari pertama Bey T Machmudin bertugas sebagai PJ Gubernur Jawa Barat. " Pasalnya darurat sampah di Bandung Raya berlangsung dari 24 Agustus sampai 24 September 2024," ujarnya.
Selain itu, ungkap Tedy, sebentar lagi akan memasuki musim hujan. Sehingga diperlukan langkah takstis dalam menangani banjir khususnya di Kota Bandung itu di sepanjang Soekarno-Hatta, mulai dari Pasirkoja, Cibaduyut, Kopo, Mochamad Toha sampai titik Gedebage.
"Karena jalan tersebut lintas kewenagan dan lintas sektoral. Mudah-mudahan Pak Bey dari yang berlatar belakang dari pusat bisa menjembatani permasalahan dalam penanganan banjir di sepanjang jalan by pass. Karena jalan itu milik pusat, sungainya provinsi dan jalannya berada di Kota Bandung," ujarnya.
Tedy, mengatakan perlu juga kerja esktra baik jangka pendek maupun jangka panjang terkait penanganan kemacetan di Bandung Raya.
Di masa akhir jabatan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat telah diresmikan Trans Metro Pasundan yang meliputi Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi sampai Jatinangor Kabupaten Sumedang
"Mudah-mudahan ini ditindaklanjuti salah satunya dengan penambahan armada dan hal hal yang boleh jadi ada inovasi baru dalam penanganan kemacetan," tuturnya.
Harapan lainnya, kata Tedy, menjelang Pemilu 2024 ini kondusivitas dan keamanan terjaga.
"Mudah-mudahan bisa menjaga kondusivitas dan keamanan jelang Pemilu 2024.
Mudah-mudahan bisa menghadirkan Pemilu yang sukses dan lancar serta bisa meningkatkan partisipasi publik dan tentunya bisa jaga netralitas ASN," harapnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/hikmah_ramadhan_tedyjpg.jpg)