Wamendagri John Wempi Kukuhkan 533 Calon Praja IPDN Angkatan XXXIV Jadi Praja Pratama

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, John Wempi Wetipo mengukuhkan sebanyak 533 calon praja di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

|
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
kiki andriana
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, John Wempi Wetipo mengukuhkan sebanyak 533 calon praja di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi Praja Pratama angkatan XXX Idi Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (31/8/2023). 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, John Wempi Wetipo mengukuhkan sebanyak 533 calon praja di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi Praja Pratama angkatan XXXIV tahun 2023. 

Bertempat di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (31/8/2023), pengukuhan dilaksanakan secara megah dengan iring-iringan defile dari berbagai daerah pendaftaran. 

Yang istimewa, setelah pandemi Covid-19 usai, pengukuhan ini disaksikan langsung para orang tua masing-masing praja pratama itu. 

"Dengan mengucap puji syukur kepada Tuhan Yang Mahaesa, hari ini, Kamis tanggal 31 bulan Agustus tahun 2023, saya Wamendagri RI, atas nama Pemerintah Republik Indonesia, mengukuhkan saudara-saudara sebagai praja IPDN berpangkat pratama," kata John Wempi, membacakan naskah pengukuhan. 

Sejatinya ada 534 orang yang lolos menjadi calon praja.

Namun, satu orang asal Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan mengundurkan diri sebelum sempat dikukuhkan menjadi Praja Pratama. 

John Wempi mengatakan bahwa dia percaya mereka yang dikukuhkan itu dapat mengikuti proses pendidikan di IPDN dengan sebaik-baiknya. 

Tahun 2023 ini, kuota IPDN berkurang dari tahun sebelumnya. Pengurangannya nyaris lebih dari 1.000 dari tahun sebelumnya yang kuota calon praja mencapai sekitar 1.600 orang. 

John mengatakan, hal ini disebabkan belum adanya kesepahaman antara Kementerian.

Sebab di era teknologi saat ini, ada persepsi Aparatur Sipil Negara (ASN) berkurang dan sebagai penggantinya digunakan teknologi.

"Tetapi tetap, kita butuh operator (teknologi) yang beritegritas, yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan dari kementerian terkait. Dilatih untuk diterjunkan, konsisten," katanya. 

Rektor IPDN, Dr. Hadi Prabowo, M.M. pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa Praja Pratama yang dikukuhkan itu telah mewakili seluruh provinsi di Indonesia. 

"Seleksi dilaksanakan sejak 4 April-8 Agustus 2023. Jumlah pendaftarnya mencapai 27.567 orang," kata Hadi Prabowo. 

Seleksi yang dimaksud begitu ketat. Mulai dari seleksi administrasi oleh Badan kepegawaian Negara (BKN) dan IPDN, tes kesehatan tingkat 1, tes psikologi, tes kesehatan tingkat 2, tes Samapta, dan tes penampilan.

"Yang lolos seleksi 534, lalu satu orang mengundurkan diri sehingga yang dikukuhkan 533 praja," katanya. 

Jumlah itu terdiri atas 362 praja laki-laki dan 171 praja perempuan.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved