Prabowo Kuatkan Pembangunan Indonesia dengan Visi Persatuan
TRIBUNJABAR.ID, Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menyatakan pemimpin pemersatu yang tersemat di diri Calon Presiden (Cap
TRIBUNJABAR.ID, Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menyatakan pemimpin pemersatu yang tersemat di diri Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto merupakan hal yang konkret bukan sekedar omong kosong. Adib mengatakan sosok Menteri Pertahanan tersebut selalu mengutamakan persatuan Indonesia ketimbang kepentingan pribadi ataupun kelompok tertentu.
Terlihat dari sikap Prabowo yang mendobrak ego pribadi dan kelompok dengan bergabung bersama koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pasca Pilpres 2019 lalu. Prabowo juga selalu menyuarakan persatuan dalam setiap kesempatan di ruang publik.
"Saya melihat bahwa Pak Prabowo salah satu highlight atau insight-nya persatuan demi indonesia," kata Adib.
Menurut Adib, sikap persatuan Prabowo itulah yang menjadi daya tarik di masyarakat. Publik pun melihat Prabowo sebagai sosok negarawan pejuang yang memperjuangkan hak-hak rakyat demi persatuan dan kesatuan Indonesia.
"Daya juang Pak Prabowo, inilah yang mungkin menurut saya memang ada di figur prabowo, sosok pemersatu," ujar Adib.
Maka dari itu, Adib menilai sangat wajar apabila Prabowo dinilai sebagai figur pemersatu bangsa. Sebutan itu juga sudah terbukti keabsahannya dengan masuknya Prabowo di pemerintahan setelah sebelumnya bertarung habis-habisan di Pilpres 2014 dan 2019.
"Buktinya, ketika Prabowo bergabung dalam koalisi indonesia maju, bertarung di 2014 dan 2019, tetapi tidak ada yang menyangkan bahwa Pak Prabowo bisa bergabung di pemerintahan," paparnya.
Itu menjadikan Prabowo sebagai sosok yang membawa rekonsiliasi nasional dengan visi dan misinya yang selalu mempersatukan bangsa dan negara Indonesia. Sifat tersebut menurut Adib sudah terpatri dalam diri Prabowo sebagai tokoh bangsa.
"Ini kan apa, tema rekonsiliasi nasional visi persatuan, itu memang ada di Pak Prabowo gitu," pungkasnya.
