Rabu, 8 April 2026

Prabowo Sosok Capres Punya Kapasitas Jaga Persatuan Indonesia

Calon Presiden (Capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut sebagai pemimpin yang mampu mempersatukan Indonesia

Istimewa
Calon Presiden (Capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto 

TRIBUNJABAR.ID.- Calon Presiden (Capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut sebagai pemimpin yang mampu mempersatukan Indonesia. Prabowo dinilai sebagai satu-satunya tokoh yang memiliki pengaruh di masyarakat ketikan menyuarakan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Pengalamannya yang mentereng, Prabowo menjadi sosok negarawan yang memiiki kapasitas mempersatukan bangsa Indonesia. Kapasitas itu dianggap hanya dimiliki oleh Prabowo ketimbang capres lain yang saat ini berada dalam bursa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Hanya Prabowo lah yang punya kapasitas untuk mengatakan kepada kita 'sudahlah kita bersatu aja'," kata Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

Fahri Hamzah yang juga merupakan mantan aktivis 98 mengatakan Prabowo merupakan sosok yang sangat mampu menyatukan Indonesia dengan berbagai pengalaman sebagai tokoh bangsa dan juga negarawan. Dengan menyatukan masyarakat Indonesia, Menteri Pertahan Indonesia dipercaya bisa memajukan negara ke depannya.

Apalagi Indonesia sangat berpotensi menjadi negara besar dengan jumlah penduduk terbesar nomor 4 di dunia. Bagi Fahri hanya sosok Prabowo lah yang bisa membangkitkan Macan Asia yang tengah tertidur itu dengan kekuatan legitimasi kepemimpinan yang dimiliki.

"Kita bangun kekuatan Indonesia sebagai kekuatan negara-negara besar sesuai dengan jumlah penduduknya dan akhirnya kita bersatu menuju masa depan. Hanya Prabowo yang punya kekuatan itu," ujarnya.

Lanjut Fahri, kekuatan Prabowo yang seperti itu sangat tidak mungkin bisa dibandingkan dengan kandidat capres lain. Kekuatan kepemimpinan tersebut hanya bisa didapat dari catatan sejarah yang panjang dalam perjuangan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Menurut saya Prabowo adalah sosok yang tidak bisa dibandingkan dengan kandidat capres yang lain. Karena Prabowo itu terlalu banyak filenya dalam sejarah," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved