Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin Sebut Pemindahan IKN ke Kaltim untuk Pemerataan Ekonomi

Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin nilai pemindahan ibukota negara ke Kalimantan Timur menjadi salahsatu upaya pemerintah dalam pemerataan ekonomi.

Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin, menilai pemindahan ibukota negara ke Kalimantan Timur menjadi salahsatu upaya pemerintah dalam pemerataan ekonomi masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin menilai pemindahan ibukota negara ke Kalimantan Timur menjadi salahsatu upaya pemerintah dalam pemerataan ekonomi masyarakat.

Menurut Nurul Arifin, ada pemerataan ekonomi yang ingin dilaksanakan Presiden Jokowi.

"Ini menjadi legacy dan harus dilanjutkan oleh presiden berikutnya karena pemerataan ekonomi ini penting agar tak Jawa sentris tapi Indonesia sentris," kata Nurul di Ciumbeulit, Selasa (8/8/2023)

Nurul meminta kepada semua pihak untuk mendukung dan mensukseskan pembangunan IKN.
Hal itu, katanya, menjadi keputusan yang sudah diamanatkan dalam UU nomor 3 tahun 2022 di mana ibu kota negara akan dipindahkan dari DKI Jakarta ke Kaltim.

"Kami menyambut satu abad Indonesia di 2045 dan diharapkan akan terjadi kesejahteraan pada satu abad Indonesia, karena kami mempunyai generasi emas. Jadi, yang sekarang usia produktif itu akan tumbuh dan puncaknya pada 2045," katanya.

Legislator Golkar ini juga menyebut ketika warga negara tengah dalam usia produktif, maka terjadi pemerataan ekonomi dalam perpindahan ibukota negara.

Dia berharap Indonesia bisa menjadi bangsa yang maju dan makmur pada 2045 dan dalam rangka satu abad Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved