Sabtu, 2 Mei 2026

Cerita Jemaah Umrah Pertama Kali Terbang dari BIJB Kertajati, Akses Perjalanan Lebih Cepat

Akses menuju BIJB Kertajati lebih mudah, sehingga hanya membutuhkan waktu selama kira-kira satu jam dari Kabupaten Subang

Tayang:
Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Jemaah umrah Cahaya Raudhah sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang, Elita Budiarti, saat ditemui di BIJB Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Minggu (6/8/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Ratusan jemaah umrah dari Cahaya Raudhah tampak memadati BIJB Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Minggu (6/8/2023) pagi.

Mereka terlihat langsung menuju area ruang tunggu penumpang setelah turun dari bus yang mengantarnya dan melakukan boarding sebelum terbang ke Tanah Suci.

Wawan Setiawan (53), salah satu jemaah umrah dari Desa Siluman, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, mengaku baru pertama kali terbang dari BIJB Kertajati.

Menurut dia, akses menuju BIJB Kertajati lebih mudah, sehingga hanya membutuhkan waktu selama kira-kira satu jam untuk menempuh perjalanan dari Kabupaten Subang.

Baca juga: Garuda Indonesia Layani Penerbangan Umrah Reguler Rute Kertajati - Jeddah Setiap Minggu

"Saya berangkat selepas Subuh dari Subang, dan dalam satu jam perjalanan sudah tiba di hotel dekat BIJB Kertajati yang menjadi titik kumpul," ujar Wawan Setiawan saat ditemui di BIJB Kertajati, Minggu (6/8/2023).

Ia mengatakan, hal semacam itu sulit terealisasi apabila hendak menaiki pesawat yang take off dari Bandara Soekarno - Hatta maupun Bandara Husein Sastranegara

Pasalnya, perjalanan dari Subang menuju dua bandara tersebut membutuhkan waktu tempuh selama kira-kira tiga hingga lima jam, dan bergantung pada kepadatan arus kendaraan di jalanan.

Karenanya, pihaknya bersyukur biro travel dan umrah Cahaya Raudhah membuka pemberangkatan dari BIJB Kertajati yang aksesnya lebih mudah, sehingga secara waktu juga lebih efisien.

"Saya pernah naik pesawat dari Bandara Soetta dan Bandara Husein Sastranegara, itu perjalanannya lebih lama, karena rawan macet, sehingga tidak bisa diprediksi," kata Wawan Setiawan.

Sementara jemaah umrah lainnya, Elita Budiarti, mengaku baru pertama kali berangkat umrah dari BIJB Kertajati, karena beberapa kali terbang dari Bandara Soekarno - Hatta.

Wanita yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang tersebut menyampaikan mendapat pengalaman luar biasa berangkat umrah dari BIJB Kertajati.

Ia menyampaikan, penerbangan dari BIJB Kertajati juga tidak seperti di Bandara Soekarno - Hatta yang langsung disambut hiruk pikuk sebagai salah satu bandara paling sibuk.

Baca juga: Ibaratkan BIJB Kertajati Pintu Gerbang Ciayumajakuning, Anwar Yasin Minta Pemda Persiapkan Diri

"Mudah-mudahan, penerbangan perdana umrah reguler ini menjadi motivasi untuk meramaikan BIJB Kertajati, khususnya setelah penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara dipindahkan mulai Oktober 2023," ujar Elita Budiarti.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved