Viral di Media Sosial

Bocah Kakak Beradik Ini Minta Tolong Presiden Jokowi dan Kapolri Tangkap Ayahnya Tewaskan Ibunya

Sebuah video viral dua anak kakak beradik minta tolong ke Presiden Jokowi dan Kapolri untuk menangkap ayahnya karena menewaskan ibunya

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Instagram @ndorobei.official
Viral, Bocah Kakak Beradik Minta Tolong Presiden Jokowi dan Kapolri Tangkap Ayahnya yang Tewaskan Ibunya 

TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video dua anak kakak beradik minta tolong ke Presiden Jokowi dan Kapolri, viral di media sosial.

Kedua bocah tersebut meminta tolong agar ayahnya segera ditangkap karena telah menewaskan sang ibu.

Bahkan peristiwa ibunya meninggal hingga ayahnya kabur itu terjadi 7 tahun silam.

Namun, mereka prihatin karena kasus sang ayah tak kunjung terungkap karena sang ayah belum ditangkap.

Video dua anak kakak beradik minta tolong dibagikan akun Instagram @ndorobei.official.

Baca juga: Bocah 14 Tahun di Cianjur Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang, Ditawari Jadi ART ternyata Jadi PL

Dalam video tersebut memperlihatkan anak laki-laki dan anak perempuan yang diketahui kakak beradik.


Sang kakak, bocah laki-laki menyampaikan pesan meminta tolong kepada Presiden Jokowi agar menangkap ayahnya.

“Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh, kepada bapak Jokowi dan bapak Listyo, saya meminta tolong untuk segera menangkap bapak saya yang telah membunuh ibu saya,”

“Tragedinya terjadi pada tahun 2015 di depan saya sendiri, saat itu saya masih kecil,” ungkapnya bocah laki-laki, sang kakak.

Bocah laki-laki itu berharap agar Kapolri Kapolri Listyo Sigit Purnomo menangkap ayahnya yang telah menewaskan ibunya tersebut.

“Saya meminta tolong kepada bapak Jokowi agar segera menangkap bapak saya, terima kasih,” ungkapnya sembari menyeka air mata.

Diberitakan sebelumnya, dua bocah tersebut merupakan kakak beradik ARPP (11) dan adiknya SANR (9).

Mereka tinggal di gubuk bersama dengan neneknya Sulastri (59) di Dusun Adiluhur, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah.

 
Mirisnya, kehidupan mereka berubah setelah sang ibu meninggal karena ulah ayahnya.

Di usia yang masih belia, mereka mengalami kisah memilukan dan tragis karena peristiwa sang ibu meninggal dunia di tangan sang ayah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved