Rabu, 10 Juni 2026

Suporter Sepakbola Garut Tuntut Pemkab Benahi Persigar Jelang Liga 3, Minta Pengurus Profesional

Suporter Persigar Garut yang tergabung dalam Komunitas Garut Mania (Garman) kembali mendesak Bupati Garut segera melakukan pembenahan jelang Liga 3

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Darajat Arianto
Dok. Garman
Menjelang bergulirnya Liga 3 tahun 2023, Suporter Garut yang tergabung dalam Garut Mania (Garman) menuntut Pemkab Garut membenahi Persigar, minta pengurus yang profesional dan tidak anti kritik. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Suporter Persigar Garut yang tergabung dalam Komunitas Garut Mania (Garman) kembali mendesak Bupati Garut untuk segera melakukan pembenahan jelang Liga 3 bergulir.

Tim kebanggaan warga Kota Intan itu saat ini disebut dalam keadaan buruk dalam kepengurusannya menyusul hasil buruk musim lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Garman, Wildan.

Ia meminta bupati Garut segera mengambil alih kepengurusan Persigar saat ini yang diketahui sudah habis masa jabatannya di tahun 2021.

"Dari hasil kopdar kemarin kami menghasilkan beberapa poin yang akan disampaikan melalui audiensi kepada bupati, salah satunya segera ambil alih Persigar dari kepengurusan lama," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Rabu (7/6/2023).

Ia juga meminta, Pemkab Garut segera membentuk badan pengelola Persigar dalam persiapan mengarungi Liga 3 2023.

Baca juga: Berkunjung ke Garut, Ketum PSSI Berharap Persigar Bisa Direvitalisasi dan Jadi Pemasok Pemain Timnas

Termasuk menurutnya soal perumusan program jangka panjang terkait sarana prasarana dan kegiatan usaha yang nantinya dapat menunjang keberlangsungan pengelolaan Laskar Maung Sancang itu.

"Kemudian melibatkan supporter atau (masyarakat sepakbola Garut dalam setiap pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pengelolaan Persigar atas dasar without supporter, football is nothing," ungkapnya.

Wildan menjelaskan, pada mulanya tuntutan tersebut akan disampaikan melalui aksi turun ke jalan, namun setelah melakukan musyawarah, pihaknya memilih untuk melakukan audiensi dalam waktu dekat ini.

Audiensi kepada bupati Garut dijadwalkan akan dilakukan pada pertengahan Juni 2023.

Namun menurutnya, jika audiensi tidak berjalan dengan baik, pihaknya akan memaksa bupati Garut agar permasalahan tim kebanggaan warga Garut itu segera tuntas.

"Jika tidak ada ketegasan ya kita akan ambil langkah selanjutnya, melakukan gebrakan kembali sampai benar benar beres permasalahan Persigar ini," ungkapnya.

Pihaknya juga, ucap Wildan telah membawa delapan poin tuntutan untuk Pemerintah Kabupaten Garut, yakni:

1. Meminta ketegasan bupati Garut untuk mencabut SK Bupati terhadap pengurus Persigar yang sudah habis pada tahun 2021.

Baca juga: Raja Viking Persib Club Dukung Larangan Suporter Nonton Laga Away, Tapi Juga Harus Lakukan Hal Ini

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved