PHRI Jabar Targetkan Tingkat Okupansi Hotel di Jawa Barat Saat Long Weekend Capai 75 Persen
Beberapa daerah di Jabar, kata Herman Muchtar, mampu mendongkrak pemulihan sektor pariwisata. Seperti daerah Pangandaran, Garut,
Penulis: Nappisah | Editor: Adityas Annas Azhari
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Libur panjang peringgatan Hari Lahir Pancasila dan Hari Raya Waisak 2023 disambut positif oleh para pengusaha hotel di Jawa Barat.
"Target okupansi hotel di Jawa Barat 75 persen, adapun di Kota Bandung sendiri 85 persen," ujar Ketua PHRI Jawa Barat Herman Muchtar, kepada Tribunjabar.id, Jumat (2/6/2023) sore.
Hal tersebut guna memulihkan sektor pariwisata di Jawa Barat mendatangkan kunjungan wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.
Baca juga: Tingkatkan Kunjungan Wisata, Disparbud Jabar dan PHRI Direct Selling ke Jakarta dan Malaysia
Berkaca pada tahun lalu, rata-rata okupansi hotel hanya sebesar 40-45 persen. Kendati demikian, momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru), Hari Raya Idul Fitri mampu meningkatkan okupansi hotel.
Beberapa daerah di Jabar, kata Herman Muchtar, mampu mendongkrak pemulihan sektor pariwisata. Seperti daerah Pangandaran, Garut, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung dan lain sebagainya.
Baca juga: HUT HDCI di Pangandaran Dihadiri 5.000 Pemotor, Ahmad Sahroni: Hotel Penuh, Rumah-rumah Pun Disewa
"Okupansi hotel di Jawa Barat harapannya mampu sesuai target yang telah ditentukan," ujarnya.
BPS Jawa Barat mencatat, perkembangan jumlah wisatawan mancanegara pada Maret 2023 secara (m-to-m) sebesar 46,81 persen. Adapun secara (y-on-y) sebesar -58,93 persen.
Baca juga: Lembang Diserbu Wisatawan Saat Long Weekend, Polisi Sampai Harus Terapkan 13 Kali One Way
Adapun Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel pada (m-to-m) mencapai 36,92 persen dan -2,02 poin.
Promosi untuk menarik wisatawan terus digenjot pemerintah bersama stakeholder guna memaksimalkan potensi wisata di setiap daerah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/herman-mochtar_20180710_113533.jpg)