Minggu, 26 April 2026

Karangan Bunga Almarhum Eril Jadi Karya Seni, Menghasilkan Karya Seni dari Limbah

Tentu tidak bisa digarap oleh saya sendiri, butuh orang-orang yang belajar maupun profesional yang punya keinginan dan kemampuan menghasilkan karya...

Penulis: Nappisah | Editor: Adityas Annas Azhari
istimewa Gabriel Aries
Karangan bunga almarhum Emmeri Khan Mumtadz disulap menjadi karya seni yang akan diletakan di ruang-ruang publik di Kota Bandung 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hasil karya seni dari karangan bunga atas berpulangnya Emmeril Khan Mumtadz sebagai pemicu insan kreatif yang tergerak bersama-sama menghasilkan karya seni.

"Saya basicnya seorang perupa, sangat terkesan kalau manjadi talent untuk berkreasi di ruang publik," ujar Gabriel Aries, koordinator projek karya seni dari karangan bunga, kepada Tribunjabar.id, Rabu (31/5/2023).

Menurutnya, hal tersebut memiliki nilai manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

karangan bunga eril 1
Karangan bunga almarhum Emmeri Khan Mumtadz disulap menjadi karya seni akan diletakan di ruang-ruang publik di Kota Bandung

"Kalau kami lihat kemarin antusias publik terhadap almarhum Eril begitu besar, saya merasa bahwa harus menjadi bagian dari simpati dengan menghasilkan karya seni," tuturnya.

Jibril, sapaan akrabnya berharap, pemanfaatan limbah sampah dapat terus digaungkan sehingga menjadi produk kaya akan nilai.

Baca juga: Penuh Haru, Ini Surat Mendiang Eril saat SD untuk Atalia Praratya dan Ridwan Kamil, Minta Dimaafkan

"Tentu tidak bisa digarap oleh saya sendiri, butuh orang-orang yang belajar maupun profesional yang punya keinginan dan kemampuan menghasilkan karya seni," tuturnya

Kota Bandung, kata dia, menjadi salah satu wadah bagi para seniman untuk berkreasi di ruang publik.

"Seorang seniman pasti ingin punya kreasi yang dapat dinikmati oleh semua orang," katanya.

karangan bunga eril 3
Karangan bunga almarhum Emmeri Khan Mumtadz disulap menjadi karya seni akan diletakan di ruang-ruang publik di Kota Bandung

Menurutnya, seorang seniman, harus memiliki energi sosial yang tinggi agar dapat lebih peduli maupun peka terhadap sekitar.

"Potensi untuk menggali karya seni itu akan lebih besar dengan aware terhadap sekitar, secara spontan saat melihat objek untuk menjadi produk kaya akan manfaat," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved