Rabu, 22 April 2026

Fakta Baru soal Pembunuh Ibunda Anggota DPR RI di Indramayu, Ternyata Sering Mencuri

Beragam fakta soal pembunuh ibunda Anggota DPR RI DARI Fraksi Golkar, Bambang Hermanto, di Kabupaten Indramayu, mulai terungkap.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Giri
Tribunjabar.id/Handhika R
Casinih ibu anggota DPR RI Bambang Hermanto meninggal dunia tak wajar. Saat ditemukan mulut dilakban, tangan dan kaki diikat. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Beragam fakta soal pembunuh ibunda Anggota DPR RI DARI Fraksi Golkar, Bambang Hermanto, di Kabupaten Indramayu, mulai terungkap.

Polisi mengungkap sifat asli tersangka T.

Pelaku ini adalah pembantu korban Iin Casinih (62).

Iin Canisih ditemukan tak bernyawa di rumahnya di Desa/Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu pada Kamis (25/5/2023) malam.

Saat ditemukan, kaki dan tangannya terikat. Mulutnya dilakban dan kepalanya ditutup kain.

T menghabisi Iini sehari sebelumnya, Rabu (24/5/2023). 

T diamankan kurang dari 24 jam oleh polisi seusai melakukan pembunuhan. Dia ditangkap di Kabupaten Bandung.

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muhammad Hafid Firmansyah, mengatakan, di kalangan masyarakat, pelaku dikenal juga sering mencuri.

Baca juga: Detik-detik Pelaku Habisi Ibunda Anggota DPR RI di Indramayu Diungkap Polisi, Dipukul dari Belakang

"Tapi memang keterangan dari masyarakat yang mengenali pelaku, yang bersangkutan ini diduga sudah sering mencuri dan lain sebagainya," ujar Hafid kepada Tribuncirebon.com, Senin (29/5/2023).

Hafid menyampaikan, pelaku diketahui juga sering celamitan.

Hal tersebut turut diperkuat dengan keterangan saksi-saksi.

Baca juga: Ada Barang Hilang dalam Kasus Pembunuhan Ibu Anggota DPR RI di Indramayu, Polisi Masih Dalami

Satu saksi bahkan mengaku sempat mendapat curhatan dari korban yang mengeluhkan soal sifat pelaku.

Pelaku ini, kata saksi, dalam bekerja sering celamitan.

"Sering meminta-minta barang," ujar dia.

Motif pembunuhan saat ini masih dalam pendalaman lebih lanjut pihak kepolisian.

Untuk sementara, diduga motifnya karena pelaku sakit hati. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved