Viral di Media Sosial

Terkuak Fakta Di Balik Viralnya Pelajar SMA Jalan Kaki 16 Km, Konten? Kini Keluarga Menutup Diri

Beberapa hari lalu, kisah Vicky pelajar SMA jalan kaki demi sekolah nyaris pingsan, viral, kini terkuak fakta di balik video viralnya

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Kolase TikTok
Terkuak di balik fakta video Vicky pelajar SMA viral jalan kaki 16 Km demi sekolah, kini keluarga menutup diri 

Pantauan di lokasi, kediaman Vicky merupakan toko ikan hias di bagian depannya yang diapit toko kosong yang disewakan dan bengkel service shock breaker.

Rumah tersebut terbilang layak huni dengan bentuk bangunan berlantai dua.

Rumah berlantai dua tersebut persis berada di jalan raya, di seberang Gerbang Asrama Brimob Ciputat.

Di rumah tersebut, selain berisi deretan aquarium berisi ikan hias, juga ada kendaraan yang terparkir disana.

Beberapa aquarium tersusun rapi di lemari besi berwarna hitam.

Tampak ada juga ikan arwana yang berukuran cukup besar di dalam salah satu aquarium tersebut.

Terlihat satu unit sepeda dan satu unit motor listrik tanpa nomor polisi di dalam rumah Vicky.

Baca juga: Kehidupan Vicky Pelajar SMA Viral Jalan Kaki 16 Km Tak Punya Ongkos, Warga Ungkap Fakta Sebaliknya

Dapat Bantuan dari Wakil Wakikota Tangerang Selatan

Tak lama setelah viral, Vicky pelajar SMA yang jalan kaki 16 Km demi sekolah itu sempat didatangi Wakil Walikota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan.

Kedatangan Wakil Walikota itu untuk memberikan bantuan kepada Vicky soal sekolahnya.

Dalam pertemuan itu, Pilar sempat bertanya ke Vicky soal alasannya bersekolah jauh dari rumahnya.

Ternyata ada alasan rahasia yang masih disimpan rapat Vicky sekeluarga.

"Saya sempat bertanya mengapa ia bersekolah sangat jauh di Bojongsari, sedangkan di Ciputat banyak terdapat SMA. Ternyata karena alasan tertentu (yang sangat pribadi) ia harus pindah dari salah satu sekolah swasta di Ciputat, ke sekolah SMA yang cukup jauh jaraknya," ujar Pilar Saga Ichsan dikutip TribunnewsBogor.com dari laman Instagram-nya, Selasa (23/5/2023).

"Awalnya kami bermaksud untuk memohon kepada Dinas Pendidikan Provinsi Banten (sebagai penyelenggara pendidikan tingkat SMA/ SMK) untuk dapat dipindahkan kembali ke sekolah negeri di Ciputat. Namun ternyata ia baru saja selesai ujian akhir, dan sebentar lagi akan lulus SMA," sambungnya.

Menyoroti nasib Vicky, pemerintah Tangsel pun tergerak untuk memberikan bantuan.
Pilar akhirnya menawarkan program Beasiswa Perguruan Tinggi S1 dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, kepada Vicky agar bisa melanjutkan sekolah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved