Sabtu, 11 April 2026

Peringatan Setahun Kepergian Eril, Saat Ridwan Kamil Sadar Anaknya Bukan Cuma Milik Keluarga

Ribuan benih pohon dibagikan kepada para tamu undangan, masyarakat, dan komunitas yang berdatangan ke GOR Saparua, Bandung, Jumat (26/2023) malam.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ribuan benih pohon dibagikan kepada para tamu undangan, masyarakat, dan komunitas yang berdatangan ke GOR Saparua, Bandung, Jumat (26/2023) malam.

Sebanyak 10 ribu paket kebutuhan pokok pun telah diterima masyarakat kurang mampu di berbagai pelosok Jawa Barat.

Pada sore, orang-orang di taman-taman sekeliling GOR Saparua membicarakan berbagai kisah mengenai Emmeril Kahn Mumtadz.

Bukan hanya mengenai kisah kepergiannya di Sungai Aare, Swiss, setahun lalu. Mereka lebih sering membicarakan semangat putra Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, tersebut semasa hidupnya.

Semangat Emmeril yang giat membantu sesama dan kepeduliannya terhadap lingkungan, tampak hidup kembali dalam kegiatan peringatan satu tahun meninggalnya pria yang akrab disapa Eril ini.

Ya, setahun sudah Eril pergi. Namun jejak dan kehadirannya masih begitu terasa bagi orang-orang yang mengenalnya.

Puisi-puisi karya masyarakat tentang Eril pun dibacakan di satu pojok taman, dikelilingi berbagai lukisan kiriman masyarakat, yang juga masih bercerita tentang Eril.

Berbagai karya seni, poster, bahkan olahan limbah dari ribuan karangan bunga untuk Eril pun dipajangkan di sini. Bergabung di sela tulisan kata-kata mutiara dari Eril.

Baca juga: Di Tangan Gabriel, Limbah Karangan Bunga Eril Jadi Karya Seni, Dipamerkan Hari Ini di GOR Saparua

Pada acara yang diselenggarakan malam harinya, tampak orang tua Eril: Ridwan Kamil dan Atalia Praratya.

Mereka mungkin masih bisa tersenyum, namun mata mereka yang basah tidak bisa berbohong, menampakkan bahwa mereka sangat merindukan putra sulungnya.

Foto Emmeril Kahn Mumtadz semasa hidup bersama kekasihnya, Nabila Ishma.
Foto Emmeril Kahn Mumtadz semasa hidup bersama kekasihnya, Nabila Ishma. (Instagram @nabilaishma)

Tidak sekadar pembacaan doa dan tausiah, acara peringatan setahun Eril meninggal juga diisi oleh sederet kegiatan mengenang Eril.

Dari mulai penayangan video mengenai perjalanan hidup Eril, sampai launching buku karya Atalia Praratya yang berjudul "Cuma Rindu", sampai parfum yang terinspirasi dari alam tempat Eril meninggal di Sungai Aare.

Video kesaksian warga yang ditolong oleh Eril semasa hidup pun ditayangkan.

Juga karya-karya literasi yang mengulas tentang Eril.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved