Obat Kangen dan Sepi, Narapidana di Rutan Garut Bisa Lakukan Video Call dengan Keluarga

Rutan Klas IIB Garut kini menyediakan sejumlah fasilitas pendukung bagi para warga binaannya agar bisa membayarkan rindu mereka kepada keluarga.

|
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Hermawan Aksan
Istimewa
Salah satu warga binaan menggunakan layakan Wartel Suspas, layanan komunikasi telepon dan video call di Rutan Klas IIB Garut, Minggu (21/5/2023). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Menjalani hari demi hari di rumah tahanan memang tidak mudah bagi para warga binaan.

Rasa sepi dan rindu keluarga tercinta jadi sesuatu yang terus menyusupi perasaan mereka.

Rindu yang menyeruak itu terkadang diobati dengan jadwal kunjungan.

Namun tidak sedikit para warga binaan yang jarang mendapat kunjungan keluarga karena berbagai keterbatasan, seperti jarak dan waktu.

Apalagi di masa pembatasan Covid-19 yang lalu, mereka tidak mampu membayarkan rindunya kepada keluarga di rumah, rindu itu terpaksa mereka simpan baik-baik.

Untuk mengobati itu, Rutan Klas IIB Garut kini menyediakan sejumlah fasilitas pendukung bagi para warga binaannya agar bisa membayarkan rindu mereka kepada sanak saudara d rumah.

Fasilitas itu adalah Wartel Suspas, yang bisa menghubungkan komunikasi antara tahanan dengan keluarga.

"Tidak hanya via telepon, kami juga menyediakan fasilitas penunjang lainnya dalam berkomunikasi, yaitu video call," ujar Kepala Rutan Klas IIB Garut, Redy Agian, kepada Tribunjabar.id, Minggu (21/5/2023).

Ia menuturkan, fasilitas komunikasi tersebut tidak dibiarkan bebas begitu saja, tapi diawasi secara penuh oleh petugas untuk mendeteksi percakapan yang menjurus pada penyelundupan dan hal-hal tindak pidana lain.

Selain diawasi oleh petugas, fasilitas Wartel Suspas juga direkam sehingga segala bentuk percakapan tersimpan di dalam data base.

Layanan tersebut menurutnya dipastikan aman untuk lingkungan rumah tahanan.

Para tahanan juga, ucap Redy, diberi waktu dalam menggunakan fasilitas tersebut.

"Kami sediakan ini untuk melayani mereka, jadi tidak ada alasan untuk menyelundupkan handphone."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved