Senin, 20 April 2026

Ada Temuan Bansos Beras yang Tidak Layak Konsumsi di Indramayu, Bulog Jelaskan Penyebabnya

Beras bansos dengan kondisi tidak layak konsumsi di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu kini sudah diganti dengan yang baru, Kamis

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNCIREBON.COM/HANDHIKA RAHMAN
Perum Bulog Indramayu mengganti beras bantuan yang dinilai tidak layak konsumsi dengan beras baru di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Kamis (18/5/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Beras bansos dengan kondisi tidak layak konsumsi di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu kini sudah diganti dengan yang baru, Kamis (18/5/2023).

Perum Bulog Indramayu bahkan mengganti semua beras bantuan dalam program bantuan ketahanan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk 1.374 keluarga penerima manfaat (KPM) di desa setempat.

Sebelumnya diketahui ada sekitar 3 karung beras kualitas medium yang ditemukan tidak layak konsumsi oleh pemerintah desa.

Kuwu Dadap, Jatinyuat, Kabupaten Indramayu, Asyriqin Syarif Wahadi mengecek beras bansos yang baru yang sudah diganti oleh Bulog, Kamis (18/5/2023).
Kuwu Dadap, Jatinyuat, Kabupaten Indramayu, Asyriqin Syarif Wahadi mengecek beras bansos yang baru yang sudah diganti oleh Bulog, Kamis (18/5/2023). (TRIBUNCIREBON.COM/HANDHIKA RAHMAN)

Beras dengan logo Perum Bulog itu kondisinya berkutu, berjamur, dan menggumpal.

Perum Bulog Indramayu mengkonfirmasi, rusaknya beras-beras itu akibat faktor alam.

"Ketika muat (diangkut ke dalam truk) pada sore hari itu sebelumnya sudah terjadi turun hujan," ujar petugas Gudang Singakerta 2 Bulog Indramayu, Sopiansyah kepada Tribuncirebon.com di Balai Desa Dadap, Kamis (18/5/2023).

Baca juga: Bantuan Beras Tidak Layak Konsumsi di Indramayu Langsung Ditarik, Semuanya Diganti Baru oleh Bulog

Sopiansyah menceritakan, pada saat itu kemungkinan beras bantuan untuk masyarakat Desa Dadap kondisinya basah hingga membuatnya berjamur karena lembab.

Perum Bulog sendiri tidak mengecek ulang muatan beras karena sudah berada di truk.

Beras rusak itu pun lalu tidak sengaja terkirim ke Desa Dadap.

Sopiansyah menyampaikan, dalam kejadian itu hanya ada beberapa karung saja yang kondisinya rusak.

Tangkapan layar bansos beras tidak layak konsumsi di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Kamsi (18/5/2023).
Tangkapan layar bansos beras tidak layak konsumsi di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Kamsi (18/5/2023). (Istimewa)

Berdasarkan hasil pengecekan Perum Bulog Indramayu, yakni hanya ada sekitar 6 karung atau setara 60 kilogram.

Walau demikian, dalam hal ini, Perum Bulog tetap mengganti semua bantuan beras tersebut dengan yang baru.

"Walaupun hanya sebagian yang rusak tapi kami ganti semua demi kenyamanan masyarakat, kami ganti semua," ujar dia. (*)

Baca juga: BREAKING NEWS: Geger Temuan Bansos Beras Tidak Layak Konsumsi di Desa Dadap Indramayu, Ini Kata Kuwu

Silakan baca berita terbaru Tribunjabar lainnya, klik GoogleNews

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved